Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paradiplomasi, Bagaimana Pemda Berperan sebagai Aktor Diplomasi Internasional

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pemerintah daerah di berbagai negara lainnya juga sudah banyak melakukan diplomasi budaya dan pengetahuan seperti: festival budaya dan konferensi tahunan untuk meningkatkan reputasi internasional. Umumnya, motif utama dilakukannya paradiplomasi adalah pertumbuhan ekonomi.

Membangun paradiplomasi yang efektif

Agar dapat memanfaatkan pemerintah daerah sebagai aktor diplomasi untuk kepentingan nasional, setidaknya ada tiga aspek yang perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat:

1. Kelembagaan

Agar paradiplomasi lebih efektif, pemerintah perlu mendirikan lembaga khusus untuk mengelola diplomasi subnasional untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah. Di Indonesia, alur kerja sama internasional cukup panjang dan memakan waktu yang lama untuk disetujui, sehingga sedikit pemerintah daerah yang mau menginisiasi upaya paradiplomasi.

2. Peningkatan kapasitas SDM

Keterbatasan kemampuan paradiplomasi pemerintah daerah juga menjadi tantangan. Maka dari itu, selain komitmen, pemerintah daerah memerlukan peningkatan kapasitas aparatur pengelola kerja sama luar negerinya dalam bentuk pendidikan dan pelatihan. Harapannya, mereka bisa merencanakan dengan baik setiap tindakan paradiplomatik dan menetapkan tujuan serta proses yang jelas untuk mencapainya.

3. Konektivitas

Kegiatan paradiplomasi masa kini juga kerap memanfaatkan digitalisasi, sehingga penting untuk memperkuat platform digital yang dapat digunakan sebagai pusat komunikasi dan kolaborasi untuk paradiplomasi daerah. Platform tersebut idealnya mencakup informasi tentang potensi daerah, program kerja, berita terkait paradiplomasi, dan konten yang relevan.

Tanpa perbaikan strategi paradiplomasi, pemerintah daerah akan terjebak dengan me-tooism, yaitu perilaku paradiplomatik hanya meniru keberhasilan yang telah dicapai oleh pemerintah lain dengan menggunakan teknik-teknik yang sama, seperti pada fenomena "Sister City".

Peniruan ini menghilangkan penilaian kritis terhadap kebutuhan dan potensi lokal yang sebenarnya. Jadi, pemerintah pusat harus terus beradaptasi dengan semakin tingginya kebutuhan akan pemerintah daerah untuk menjalin kerja sama internasional demi meningkatkan perekonomian dan ketahanan regional.The Conversation

Ayu Anastasya Rachman, Head of International Relations Department, Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.