Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala OIKN: Kesejahteraan Masyarakat Sekitar IKN Jadi Perhatian

📅 Senin, 04 Sep 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala OIKN: Kesejahteraan Masyarakat Sekitar IKN Jadi Perhatian Doc: Antara/HO Tim Komunikasi OIKN
Ket. Kepala OIKN Bambang Susantono (kanan) berbincang dengan tokoh adat di Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Sabtu (2/9).

Samarinda - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menyatakan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan IKN dan kearifan lokal menjadi perhatian dalam pembangunan IKN.

"Warga lokal di kawasan IKN adalah warga saya, tentu saya bela mereka. Bahkan kesejahteraan warga adalah target kami, jangan sampai ada Ibu kota warga jadi tidak baik, saya tidak mau ini terjadi," ujar Bambang melalui rilis Tim Komunikasi OIKN yang diterima di Samarinda, Minggu.

Ia juga mengaku telah menyampaikan kepada Deputi KepalaOIKN Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin agar pemukiman warga dipertahankan dan budaya lokal lebih ditonjolkan semaksimal mungkin, supaya budaya lokal muncul di publik tidak hanya menjadi objek, namun harus jadi subjek.

Hal ini ia katakan saat melakukan diskusi dengan empat tokoh adat Balik dan Paser, di Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Sabtu (2/9) guna memberikan pemahaman akan pentingnya mempertahankan kearifan lokal adat istiadat masyarakat.

Empat tokoh adat itu adalah Hasanudin selaku Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), lantas Sibukdin selaku tokoh adat Suku Balik Kelurahan Sepaku, kemudian Jumbaen selaku tokoh adat Paser Kelurahan Pemaluan, dan Sopian Noor selaku Ketua Adat Paser Kelurahan Maridan.

"Pada prinsipnya, warga adat Balik dan Paser di Sepaku adalah warga saya, sehingga kepentingan mereka juga kepentingan saya. Jika warga tidak mau banjir maka saya pun tidak ingin itu terjadi," kata Bambang.

Dalam kesempatan itu ia juga mengajak para tokoh adat tetap mempertahankan kearifan lokal, adat istiadat, karena yang diinginkan OIKN pun demikian, yakni adat istiadat lokal harus dipertahankan, sehingga peran aktif para tokoh dan ketua adat pun sangat dibutuhkan.

"Kami ingin memperkenalkan ke dunia bahwa di wilayah IKN memang punya kekayaan adat istiadat yang tetap lestari, maka kami memulai satu skema pariwisata dilengkapi sejumlah fasilitas yang tradisional baik penginapan, makanan, hingga adat istiadat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

26 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.