Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waktu Antre Kapal di Terusan Panama Meningkat Lebih dari 40% pada Agustus

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 18:49 WIB | Oleh:
Waktu Antre Kapal di Terusan Panama Meningkat Lebih dari 40% pada Agustus Doc: Istimewa
Ket. Kapal kontainer MSC UNITED VIII Liberia transit di kanal yang diperluas melalui Cocoli Locks, di Terusan Panama, pinggiran Panama City, baru-baru ini.

PANAMA CITY - Waktu tunggu rata-rata untuk kapal yang belum melakukan reservasi untuk melaluiTerusan Panama melonjak antara 44 persen hingga 59 persen pada Agustus, akibat kekeringan berkepanjangan yang mendorong pembatasan transit harian dan draft kapal.

Dikutip dari The Straits Times, Otoritas Terusan Panama mulai memberlakukan pembatasan pada awal tahun ini sebagai upaya untuk menghemat air. Hanya 32 kapal dengan draft hingga 44 kaki yang diperbolehkan melintas setiap hari, dari 36 kapal dengan draft maksimum 50 kaki pada kondisi normal.

Pembatasan tersebut menyebabkan kemacetan di kedua ujung kanal, menaikkan tarif angkutan dan memaksa beberapa kapal mengalihkan perhatian untuk menghindari penundaan pengiriman, terutama yang tidak memiliki prioritas untuk melintas.

Menurut data dari Otoritas Terusan Panama, waktu tunggu rata-rata 8,85 hari untuk transit arah selatan dan 9,44 hari untuk jalur utara pada Agustus, dari masing-masing 5,56 hari dan 6,55 hari pada Juli.

Waktu tunggu lebih lama bagi kapal kargo umum, kapal curah kering, dan kapal tanker yang mengangkut bahan bakar gas cair. Data menunjukkan kapal kontainer, kapal penumpang, kapal kargo berpendingin, dan pengangkut kendaraan tidak terlalu terpengaruh.

Menurut data, tumpukan antrean kapal telah mulai berkurang menjadi 117 kapal pada hari Jumat dari puncaknya lebih dari 160 kapal pada awal Agustus.

"Untuk memastikan terusan tersebut tetap terbuka bagi dunia perdagangan, Otoritas Terusan Panama telah menerapkan langkah-langkah strategis selama beberapa bulan terakhir, untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan musim kemarau berikutnya," kata otoritas terusan tersebut minggu ini.

"Tindakan ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya 10 bulan lagi," kata pejabat kanal.

Panama mengalami sedikit peningkatan curah hujan dalam dua bulan terakhir, yang menghasilkan stabilisasi permukaan air di kanal setelah berbulan-bulan mengalami penurunan tajam.

Namun, para ahli mengatakan, peningkatan curah hujan belum cukup untuk menaikkan permukaan air di jalur air, yang menangani sekitar 5 persen dari seluruh perdagangan dunia, atau untuk mengurangi kekeringan.

"Ketinggian air di Terusan Panama kemungkinan akan tetap sangat rendah selama beberapa bulan ke depan, meskipun perkiraan cuaca membaik dalam jangka pendek," kata analis cuaca senior di London Stock Exchange Group, Isaac Hankes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.