Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Polres dan Kodim Penajam Dampingi Kemenkes Giatkan Program Stunting

📅 Sabtu, 02 Sep 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Polres dan Kodim Penajam Dampingi Kemenkes Giatkan Program Stunting Doc: ANTARA/HO-dokunen Polres Penajam Paser Utara
Ket. Kapolres Penajam Paser Utara Hendrik Eka Bahalwan (kiri), Dandim Penajam Paser Utara Letkol Inf Arfan Affandi (tengah) dan Ketua Tim Kunjungan Kerja Kemenkes Zahraini (kanan) saat sosialisasi program penurunan stunting di Kelurahan Pantai Lango, Jumat (1/9/2023).

Penajam - Perkuat kolaborasi, Kepolisian Resor (Polres) dan Komando Distrik Militer (Kodim) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mendampingi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Pantai Lango untuk menggiatkan program penanggulangan kekerdilan anak (stunting) akibat kekurangan asupan gizi.

Gagal tumbuh anak yaitu kekerdilan atau stunting, kata Ketua Tim Kunjungan Kerja Kemenkes Yuni Zahraini di Penajam, Jumat, tidak hanya terjadi pada fisik tetapi juga pada perkembangan kognitif yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kemampuan anak untuk belajar di sekolah maupun dalam kehidupan.

Pemberian makanan tambahan terutama berbahan pangan lokal sangat penting, lanjut dia, bagi ibu hamil yang memiliki risiko Kurang Energi Kronis (KEK), serta balita berat badan tidak naik, balita berat badan kurang dan balita gizi kurang.

Kemenkes terus menggiatkan pencegahan stunting dengan melakukan aksi gizi dengan sasaran para remaja, konsumsi tablet tambah darah dengan sasaran ibu hamil.

Kemudian menurut dia, dengan lebih mengaktifkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan sasaran kader Posyandu, balita serta Ibu dan keluarga balita.

Upaya lainnya melakukan pembinaan dan pembentukan Posyandu remaja sebagai sarana pelayanan kesehatan, khususnya pada remaja putri bekerja sama dengan berbagai pihak.

"Kami juga mendorong partisipasi kader kesehatan, kader remaja dan pendamping keluarga untuk pengawasan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri," ujar Yuni Zahraini.

"Kedatangan kami ingin menyiapkan anak muda untuk 20 tahun ke depan untuk masa depan bangsa dengan cara memperbaiki lingkungan, jadi tidak ada lagi stunting," jelas Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Hendrik Eka Bahalwan.

Kunjungan Kemenkes juga melakukan peninjauan fasilitas kesehatan dan kondisi lingkungan, jelas Kapolres, serta melakukan sosialisasi program penurunan stunting.

Dandim 0913 Penajam Paser Utara Letkol Inf Arfan Affandi mengajak masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan, khususnya di Kelurahan Pantai Lango karena daerah perairan atau pesisir.

Pencegahan stunting merupakan tugas lintas sektor, TNI dan Polri terlibat langsung dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara, demikian Dandim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.