Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkeu Sebut Realisasi FLPP Capai 120.169 Rumah

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkeu Sebut Realisasi FLPP Capai 120.169 Rumah Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per Juli 2023 mencapai 120.169 rumah, dari target sepanjang 2023 sebanyak 220.000 unit sebagaimana yang ditetapkan dalam Nota Keuangan 2023. Adapun dalam rentang 2010 hingga Juli 2023, total realisasi FLPP mencapai 1.289.748 rumah.

"Sejak 2010, Pemerintah telah mengalokasikan investasi pemerintah untuk program FLPP sebesar 108,5 triliun rupiah. Dalam rentang 2010 hingga Juli 2023, program FLPP telah mendukung pemilikan rumah sebanyak 1.289.748 unit," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Dedi Syarif Usman saat media briefing di Jakarta, Kamis (31/8).

Pada 2023, pemerintah mengalokasikan investasi dalam APBN untuk mendukung program FLPP kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebesar 19,48 triliun rupiah dan PMN kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)/PT SMF sebesar 1,53 triliun rupiah.

PMN yang diterima PT SMF di-leverage melalui penerbitan surat utang untuk meningkatkan jumlah KPR yang disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mengurangi beban APBN. Dari dana kumulatif PMN yang diterima PT SMF sebesar 7,8 triliun rupiah, nilai serapan yang diperoleh dari leverage untuk membiayai program FLPP mencapai 17,25 triliun rupiah atau setara 481.188 rumah.

Menurut Dedi, penerima manfaat program FLPP didominasi oleh pekerja swasta dengan porsi 77 persen, diikuti aparatur sipil negara (ASN) 9 persen, wiraswasta 7 persen, TNI/Polri 4 persen, dan 3 persen dari sektor lainnya.

FLPP merupakan salah satu instrumen kebijakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk MBR, dalam hal ini membantu MBR memiliki hunian yang layak dan terjangkau melalui skema kredit pemilikan rumah (KPR). FLPP disalurkan melalui dana bergulir maupun Penyertaan Modal Negara (PMN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.