Korea Utara Kembali Tembakkan Dua Rudal Balistik Jarak Pendek
📅 Kamis, 31 Agu 2023, 09:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Yonhap
SEOUL - Korea Utara mengatakan pihaknya menembakkan dua rudal balistik jarak pendek sebagai bagian dari "latihan serangan nuklir taktis" yang dipicu oleh latihan militer AS-Korea Selatan, media pemerintah Korut KCNA melaporkan pada Kamis (31/8).
Peluncuran tersebut dilakukan beberapa jam setelah Washington mengerahkan pesawat bomber B-1B untuk latihan udara gabungan dengan Seoul dan sehari sebelum sekutu menyelesaikan latihan tahunan Ulchi Freedom Shield, yang selalu membuat marah Pyongyang.
Tentara Korea Utara mengatakan rudal-rudal tersebut ditembakkan pada Rabu (30/8) malam dalam sebuah "latihan serangan nuklir taktis yang mensimulasikan serangan bumi hangus di pusat-pusat komando utama dan lapangan terbang operasional" di seberang perbatasan Korea Selatan.
"Rudal balistik taktis" ditembakkan ke arah timur laut dari Bandara Internasional Pyongyang dan "melaksanakan misi serangan nuklir (mereka) dengan benar", kata militer Korut dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea.
"Latihan ini bertujuan untuk mengirimkan pesan yang jelas kepada musuh," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan pihaknya mendeteksi dua rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan dari Utara menuju Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang, tepat sebelum tengah malam.
Rudal-rudal tersebut terbang sekitar 360 kilometer sebelum mendarat di air, dan peluncuran tersebut kini sedang dianalisis oleh pejabat intelijen Korea Selatan dan AS, kata JCS dalam sebuah pernyataan.
Tokyo mengatakan kedua rudal tersebut diyakini jatuh di dekat pantai timur Semenanjung Korea dan di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tentara Pyongyang juga mengadakan latihan tingkat komando pada Selasa sebagai tanggapan terhadap latihan AS-Korea Selatan, di mana pemimpin Kim Jong Un mengunjungi pos komando pelatihan, kata KCNA dalam laporan terpisah.
Latihan tersebut mensimulasikan upaya memukul mundur invasi mendadak dan melancarkan serangan balik untuk menduduki "seluruh wilayah bagian selatan", tambahnya.
Kim merinci rencana perang di masa depan, termasuk "melakukan serangan super-intensif secara bersamaan" di pos-pos inti militer yang menyebabkan "kekacauan sosial-politik dan ekonomi".
Foto-foto yang dimuat surat kabar resmi Rodong Sinmun menunjukkan Kim, dikelilingi oleh para perwira militer, menunjuk ke suatu tempat yang tampak seperti Korea Selatan pada peta semenanjung Korea yang kabur.
Tenaga nuklir yang 'Tak Dapat Diubah'
Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul, mengatakan peluncuran rudal Korea Utara selama latihan AS-Korea Selatan bukanlah hal yang aneh. Namun ia mencatat, peluncuran tersebut dilakukan pada "jam-jam yang tidak biasa".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!