Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Gelontorkan Dana untuk Nelayan yang Terdampak Sanksi Tiongkok

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Gelontorkan Dana untuk Nelayan yang Terdampak Sanksi Tiongkok Doc: ANTARA/REUTERS/Minwoo Park
Ket. Para aktivis melakukan aksi di Busan, Korea Selatan, Kamis (24/8/2023), untuk memprotes tindakan Jepang yang melepaskan limbah air radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima ke Samudra Pasifik.

TOKYO - Pemerintah Jepang akan menggelontorkan anggaran tambahan untuk membantu industri perikanan setelah Tiongkok melarang produk ikan Jepang sebagai respons atas keputusannya membuang limbah nuklir Fukushima minggu lalu, demikian dilaporkan Nikkei, Kamis (31/8).

Anggaran tambahan sebesar ratusan juta dolar AS itu akan diambil dari dana cadangan pemerintah untuk tahun fiskal berjalan, kata Nikkei.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida diperkirakan akan mengumumkan kebijakan baru tersebut pada Kamis setelah mengunjungi Pasar Ikan Toyosu di Tokyo, menurut laporan beberapa media Jepang.

Jepang mulai membuang air limbah radioaktif dari pembangkit nuklir Fukushima ke Samudera Pasifik Kamis lalu.

Langkah itu membuat Tiongkok, yang tidak lain adalah mitra dagang terbesar Jepang, berencana menerapkan larangan menyeluruh terhadap produk perikanan Jepang.

Pemerintah Jepang sebelumnya telah menyiapkan dua paket bantuan senilai 80 miliar yen (sekitar Rp8,41 triliun) untuk membantu mengembangkan pemasaran yang baru dan menyimpan kelebihan ikan beku sampai bisa dijual saat permintaan sudah kembali normal.

Otoritas Jepang sebelumnya sempat membantah mengenai kemungkinan langkah-langkah fiskal tambahan bagi industri perikanan tersebut.

Lebih dari 700 perusahaan Jepang mengekspor produk ikan senilai 600 juta dolar AS (sekitar Rp9,13 triliun) ke Tiongkok pada 2022, membuat Tiongkok menjadi pasar terbesar bagi Jepang.

Pasar terbesar kedua bagi ekspor produk ikan Jepang adalah Hong Kong, yang juga mengumumkan larangan impor ikan dari 10 wilayah di Jepang terkait pembuangan limbah Fukushima.

Sementara itu, Menteri Perikanan Jepang Tetsuro Nomura pada Jumat lalu mengatakan pemerintah akan mengambil langkah untuk melakukan diversifikasi ekspor ikan, termasuk kerang, yang sebelumnya tergantung pada pasar Tiongkok.

Tiongkok membeli lebih dari separuh total ekspor kerang Jepang sepanjang 2022.

Sebagian kalangan pejabat Jepang juga telah memberikan sinyal untuk mengambil langkah diplomatik agar Tiongkok membatalkan larangan karena menurut Tokyo larangan tersebut tidak berdasarkan bukti ilmiah.

Di antara langkah tersebut adalah dengan membawa tuntutan itu ke Organisasi Dagang Dunia (WTO).


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.