Penduduk Asli Amerika Utara yang Seolah Musnah
📅 Rabu, 30 Agu 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoPengembangan Masyarakat
Subu bangsa ini berkembang dari komunitas yang didirikan selama era Archaic, Woodland, dan Mississippian merupakan entitas sosio-politik yang canggih. Sarjana Michael G Johnson pengarang ensiklopedia berjudul Native Tribes North America menulis sebagai berikut.
"Difusi geografis yang rumit dari suku-suku dengan dasar bahasa leluhur yang sama menunjukkan adanya pergerakan, invasi, migrasi, dan penaklukan yang terus-menerus jauh sebelum orang kulit putih menginjakkan kaki di benua tersebut," tulis Johnson.
Selama Periode Archaic (sekitar 2100 SM), jagung diperkenalkan dari masyarakat Mesoamerika yang berdagang dengan orang-orang di barat daya Amerika utara. Perdagangan tersebut mendorong perpindahan dari gaya hidup pemburu-pengumpul ke pertanian dan pemukiman permanen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jagung menjadi tanaman pokok orang Amerika utara karena budidayanya menyebar dari barat daya ke segala arah. Kacang-kacangan dan labu, yang juga diperkenalkan dari Mesoamerika, digabungkan dengan jagung sebagai "Tiga Saudara" dalam pertanian.
Bahkan setelah budidaya "Tiga Saudara" ini tersebar luas, budaya pemburu-pengumpul terus berlanjut dan tanaman ini berfungsi sebagai pelengkap.
Kedatangan orang-orang Eropa pada abad ke-16 merupakan kerugian bagi penduduk asli Amerika utara. Mereka tidak dapat melawan penyakit menular yang dibawa, dan banyak dari mereka terbunuh karena konflik. Perbudakan dan deportasi, semakin menurunkan jumlah populasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mungkin ada lebih banyak orang Indian Amerika utara atau keturunan Indian yang hidup saat ini dibandingkan pada tahun 1492. Keyakinan akan punahnya masyarakat adat di Amerika utara hanyalah sebuah cara untuk mengabaikan kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak adil dan gagal terhadap mereka," kata Michael G Johnson, pengarang ensiklopedia berjudul Native Tribes North America. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!