Kembangkan Pangan Lokal agar RI Tidak Terus Bergantung Impor
📅 Rabu, 30 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiGuru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Dwijono Hadi Darwanto, mengatakan isu mendesak yang harus segera dijawab pemerintah adalah rusaknya 60 persen jaringan irigasi di Jawa. Dengan ancaman El Nino dan kecenderungan negara-negara pengeksepor pangan untuk mengurangi ekspornya, mau tidak mau Indonesia harus cepat memperbaiki jaringan irigasi di Jawa.
"Pengembangan pangan lokal itu pusatnya juga masih di Jawa. Singkong, ketela, dan yang terakhir ini tren porang, itu ada di Jawa. Di luar Jawa dicoba food estate saja masih belum berhasil," kata Dwijono.
Vietnam, menurut Dwijono, memiliki benefit irigasi dari Sungai Mekong sehingga produksi bisa dijaga. Irigasi menurutnya bisa menyumbang peningkatan produktivitas pertanian hingga 30 persen, sementara bibit unggul berkisar 25-30 persen.
Pakar pertanian dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur, Surabaya, Ramdan Hidayat, mengatakan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional harus mengampanyekan secara masif diversifikasi pangan untuk mengurangi kebergantungan pada beras.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kebergantungan ini terjadi karena sejak zaman Orde Baru, pengembangan varietas pangan lokal seperti nasi jagung dari Madura, sagu di Maluku, dan lainnya kurang di-support pemerintah," katanya.
Oleh sebab itu, dia meminta Badan Pangan Nasional harus masif mengampanyekan bahan pangan yang bersumber pada kearifan lokal.
Dalam kesempatan terpisah, Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Masyhuri, mengatakan kini saatnya budi daya pangan lokal di luar Jawa diberi perhatian penuh dan diprioritaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau hari ini tidak dimulai, semuanya akan sangat terlambat sebab komoditas tradisional, yakni beras, hari ini sedang mengalami goncangan," kata Masyhuri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!