Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendesak, Pentingnya Biogas Kelurahan Atasi Masalah Sampah Dapur di Perkotaan

📅 Senin, 28 Agu 2023, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendesak, Pentingnya Biogas Kelurahan Atasi Masalah Sampah Dapur di Perkotaan Doc: ANTARA/Risky Andrianto
Ket. Pemulung beraktivitas di area zona Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/6/2019).

Muhammad Salman Hakim, The Purnomo Yusgiantoro Center dan Vivi Fitriyanti, The Purnomo Yusgiantoro Center

Kebakaran besar yang melanda tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, merupakan puncak gunung es dari masalah pengelolaan sampah organik di Indonesia.

Gunungan sampah di TPA Sarimukti terbakar sejak 19 Agustus lalu, diduga akibat puntung rokok dan gas metana dari sampah yang menumpuk. Saat ini, volume sampah di TPA Sarimukti sudah tujuh kali lebih besar dari kapasitas seharusnya.

Masalah lainnya terjadi di TPA Piyungan, Yogyakarta, yang tutup sementara akibat kelebihan kapasitas. Begitu juga di TPA Cipayung di Depok, Jawa Barat.

Upaya pengurangan sampah di kota-kota besar sangat mendesak-apalagi sampah dapur yang porsinya paling besar.

Kami menganggap Indonesia seharusnya menempuh langkah strategis memanfaatkan sampah dapur menjadi menjadi biogas, yaitu energi gas ramah lingkungan yang dihasilkan dari limbah organik.

Tak perlu muluk-muluk membangun fasilitas biogas berskala besar. Pemerintah daerah hanya perlu menyiapkan fasilitas pengolahan sampah organik menjadi biogas di tingkat kelurahan atau desa bersama masyarakat setempat.

Dengan langkah ini, kami meyakini sampah organik di kota-kota dapat berkurang. Masyarakat juga bisa memanfaatkan energinya untuk kegiatan sehari-hari, misalnya memasak.

Beraneka manfaat biogas kelurahan

Biogas adalah sumber energi ramah lingkungan diperoleh dari hasil penguraian material organik secara anaerob (tanpa oksigen) oleh mikroba. Gas ini terdiri dari gas metana, karbon dioksida, nitrogen, hitrogen sulfida, hingga uap air.

Penggunaan biogas dapat menciptakan peluang ekonomi sirkular bagi masyarakat melalui konsep waste to energy. Sampah dapur yang dahulu langsung dibuang kini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dan tidak menghasilkan emisi karbon.

Keuntungan lainnya, pemakaian biogas dapat mengurangi ketergantungan warga dengan gas LPG (liquified petroleum gas) yang berasal dari energi fosil dan kebanyakan pasokannya masih diimpor.

Pemakaian biogas dari sampah dapur pernah dilakukan di Kelurahan Cibangkong, Kota Bandung, pada 2011.

Upaya tersebut diinisiasi Masyarakat Sadar Lingkungan (My Darling)-sebuah komunitas independen di Kelurahan Cibangkong. Komunitas ini mengumpulkan sampah dapur yang dihasilkan oleh tiap rumah tangga. Setelah dikumpulkan, sampah akan diproses oleh alat bernama biodigester dan didistribusikan kepada beberapa rumah tangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.