Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Tetapkan Batas Emisi Hidrogen Penuhi Syarat Energi Hijau

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 16:03 WIB | Oleh:
India Tetapkan Batas Emisi Hidrogen Penuhi Syarat Energi Hijau Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Kementerian Energi Baru dan Terbarukan mengumumkan bahwa pemerintah India telah menetapkan batas emisi dua kilogram karbondioksida untuk setiap kilogram yang diproduksi untuk diklasifikasi sebagai energi hijau dari sumber-sumber terbarukan.

Kementerian ini mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemberitahuannya akan memberikan kejelasan yang telah ditunggu-tunggu untuk produksi hidrogen ramah lingkungan di India.

"Dengan pemberitahuan ini, India menjadi salah satu dari beberapa negara pertama di dunia yang mengumumkan definisi Hidrogen Hijau," kata kementerian tersebut dalam pernyataannya, yang merinci emisi apa saja yang akan diperhitungkan, dikutip dari Reuters, Selasa (22/8).

India ingin menjadi pusat global untuk produksi hidrogen hijau dan menargetkan produksi tahunan sebesar 5 juta metrik ton bahan bakar pada tahun 2030, yang akan mengurangi sekitar 50 juta metrik ton emisi karbon dan menghemat lebih dari $12 miliar untuk impor bahan bakar fosil.

Ini adalah rencana ambisius untuk sebuah negara yang saat ini mengonsumsi hidrogen yang sebagian besar diproduksi dengan bahan bakar fosil.

Meskipun bahan bakar hidrogen hanya mengeluarkan air saat digunakan sebagai bahan bakar, bahan bakar ini dibuat oleh pabrik elektrolisis yang memecah molekul air dan yang dipermasalahkan adalah energi apa yang digunakan untuk memproduksinya dan emisi karbon yang terlibat dalam proses tersebut.

Awal tahun ini, para pejabat mengatakan bahwa India, yang memegang kursi kepresidenan Kelompok 20 yang bergilir tahun ini, mengusulkan batas emisi 1 kg CO2 untuk hidrogen hijau, setengah dari ambang batas yang diumumkan pada hari Sabtu.

Meskipun produksi pertama diperkirakan baru akan dilakukan pada tahun 2026, India telah menegosiasikan perjanjian bilateral dengan Uni Eropa, Jepang dan negara-negara lain untuk mulai mengekspor bahan bakar ini.

Sebagai informasi, hidrogen dianggap sebagai sumber energi yang potensial dan ramah lingkungan dalam konteks pengurangan emisi gas rumah kaca dan transisi ke energi bersih.

Saat digunakan sebagai bahan bakar, hidrogen menghasilkan energi dengan menghasilkan air sebagai produk sampingan. Ini berarti tidak ada emisi polutan udara seperti gas CO2, partikel berbahaya, atau bahan kimia beracun yang dihasilkan saat menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu, penggunaan hidrogen dalam kendaraan dan industri dapat membantu mengurangi polusi udara lokal.

Hidrogen juga dapat digunakan dalam sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik tanpa emisi lokal. Penggunaan hidrogen dalam pembangkit listrik dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor energi.

Selain itu, hidrogen dapat berperan dalam penyimpanan energi. Energi berlebih dari sumber terbarukan seperti tenaga surya dan angin dapat diubah menjadi hidrogen melalui elektrolisis dan disimpan hingga dibutuhkan untuk menghasilkan listrik lagi. Ini membantu dalam mengatasi tantangan penyimpanan energi dari sumber energi terbarukan yang fluktuatif.

Hidrogen dapat menjadi pengganti potensial untuk bahan bakar fosil dalam transportasi dan industri. Menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar dapat membantu mengurangi ketergantungan pada minyak bumi dan mengurangi emisi CO2 yang merupakan penyebab utama perubahan iklim.

Namun, penting untuk diingat bahwa hidrogen bukanlah solusi tunggal untuk masalah energi dan lingkungan. Produksi, penyimpanan, dan distribusi hidrogen yang bersih dan berkelanjutan masih menjadi tantangan. Selain itu, produksi hidrogen yang bersih memerlukan sumber energi tambahan, seperti tenaga surya, angin, atau nuklir, untuk memastikan bahwa keuntungan lingkungan benar-benar tercapai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.