Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat Doc: ISTIMEWA
Ket. Gubernur BI, Perry Warjiyo

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperingatkan ketidakpastian perekonomian global kembali meningkat. Meski demikian, bank sentral tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2023 di level 2,7 persen.

"Pergeseran komposisi pertumbuhan ekonomi global pada 2023 ini semakin menguat meskipun secara keseluruhan 2023 ini pertumbuhan ekonomi global masih sama sesuai perkiraan sebelumnya yaitu 2,7 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/8).

Perry menuturkan pergeseran pertumbuhan itu terjadi dengan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang lebih rendah akibat keyakinan pelaku ekonomi yang melemah serta utang rumah tangga yang tinggi sehingga menurunkan konsumsi dan kinerja properti yang turun dan juga berdampak kepada investasi di kawasan lain.

Selain itu, ekonomi Eropa juga melemah dipicu oleh dampak eskalasi ketegangan geopolitik khususnya antara Rusia dan Ukraina. Di sisi lain pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat lebih baik dari perkiraan semula dipengaruhi oleh konsumsi yang membaik ditopang kenaikan upah dan pemanfaatan tabungan yang tinggi.

Sementara itu, tekanan inflasi negara maju masih tinggi dipengaruhi perekonomian yang kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat, sedangkan inflasi di negara berkembang telah menurun. Hal tersebut diperkirakan mendorong berlanjutnya kenaikan suku bunga kebijakan moneter di negara maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR) Amerika Serikat.

Menurut dia, berbagai perkembangan tersebut semakin menaikkan ketidakpastian pasar keuangan global dan mendorong aliran modal ke negara berkembang lebih selektif. "Tekanan nilai tukar di negara berkembang meningkat, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk memitigasi risiko rambatan global tersebut, termasuk di Indonesia," ujarnya.

Penggerak Domestik

Selain itu, BI juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 4,5-5,3 persen dengan dukungan konsumsi domestik. Konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tinggi terutama di sektor-sektor jasa, sektor-sektor tersier, perdagangan, transportasi, pergudangan, akomodasi, makan minuman.

Perry menuturkan permintaan domestik khususnya konsumsi rumah tangga dan investasi non bangunan menjadi penopang sumber pertumbuhan ekonomi. Perekonomian Indonesia 2024 juga diperkirakan berada di posisi 4,7 sampai 5,5 persen.

Saat ini inflasi terus menurun dan diperkirakan pada 2024 juga akan terkendali ke sasaran dua setengah plus minus satu persen. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.

Pertumbuhan ekonomi triwulan II-2023 tercatat sebesar 5,17 persen secara year on year (yoy), meningkat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04 persen (yoy). Sumber pertumbuhan terutama dari kuatnya permintaan domestik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.