Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Tangerang Tak Terpengaruh Kemarau

📅 Senin, 21 Agu 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Beras Tangerang  Tak Terpengaruh Kemarau Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Kepala Bulog Divisi Regional Tangerang Omar Syarif saat menunjukan ketersediaan stok pangan beras di gudang Bulog.

TANGERANG - Musim kemarau ternyata tidak mempengaruhi stok beras Kabupaten Tangerang. Persediaan komoditas tersebut cukup hingga akhir tahun. "Stok sama sekali tidak berpengaruh musim kemarau karena ada pasokan dari impor," ucap Kepala Bulog Divisi Regional Tangerang, Omar Syarif, di Tangerang, Sabtu (19/8).

Menurutnya, stok beras di gudang Bulog saat ini tersedia sebanyak 17.000 ton. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tangerang Raya hingga lima bulan ke depan atau hingga Desember 2023, bahkan juga lebih dari itu.

"Kita memiliki stok pangan yang cukup. Kita ada posisi di 17.000 ton beras. Stok itu bisa memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun. Lalu, dari angka stok kita ditopang ketersediaan dari DKI Jakarta," katanya.

Kemudian, selain beras, stok pangan lainnya seperti gula pasir, tepung terigu dan minyak goreng yang dipastikan aman dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa kemarau tersebut. Salah satunya seperti stok gula pasir di gudang Bulog kini mencapai 13 ton. Lalu, minyak goreng 12.000 liter dan tepung terigu ada sekitar 6 ton. Persediaan tersebut aman terkendali untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara itu, untuk varian harganya seperti beras masih sesuai dengan ketentuan HET yaitu 9.450 per kilogram. Minyak goreng merek tertentu seharga 16.000 per liter. Kemudian, gula pasir 14.000 per kilogram. "Maka, kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena dipastikan ketersediaan beras aman untuk menghadapi musim kemarau panjang," tandas Omar.

Jadi, masyarakat juga tidak perlu panic buying karena stok besar. Masyarakat juga jika nanti membutuhkan bisa langsung mendatangi kantor-kantor Bulog terdekat atau mungkin juga bisa melalui pemerintah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.