Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlindungan dari Pemanasan Global?

📅 Senin, 21 Agu 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Perlindungan dari  Pemanasan Global? Doc: afp/ TORSTEN BLACKWOOD

Rumah bawah tanah Coober Pedy di bagian tengah Australia dibangun untuk menghindari suhu panas dan dingin ekstrem. Pertanyaannya adalah, dapatkah rumah bawah tanah membantu orang mengatasi dampak perubahan iklim di tempat lain?

Ada beberapa alasan mengapa membuat galian di Coober Pedy sangat praktis. Yang pertama adalah batuannya.

"Sangat lembut, Anda bisa menggoresnya dengan pisau saku atau kuku," kata Barry Lewis, yang bekerja di pusat informasi turis di Coober Pedy.

Kembali ke era '60-an dan '70-an, penduduk Coober Pedy memperluas rumah mereka dengan cara yang sama ketika mereka membuat tambang batu permata opal menggunakan bahan peledak, beliung, dan sekop. Beberapa tidak membutuhkan banyak penggalian sama sekali, dengan banyak penduduk setempat menggunakan lubang tambang yang terbengkalai sebagai titik awal.

Selain itu, struktur batu pasirnya kokoh tanpa penopang, sehingga memungkinkan untuk membuat (secara harfiah) ruangan besar dengan langit-langit tinggi, dalam bentuk apa pun, tanpa bahan tambahan. Nyatanya, pembuatan terowongan di Coober Pedy sangat mudah, bahkan banyak penduduk lokal tinggal di rumah mewah yang rumit, dengan kolam renang bawah tanah, ruang permainan, kamar mandi luas, dan ruang keluarga berspesifikasi tinggi.

Jika tinggal di gua-gua lain, mungkin penghuninya akan memiliki satu musuh yaitu struktur bawah tanah yang lembab. Namun di Coober Pedy, yang terletak di atas batu pasir berpori setinggi 50 meter, kondisinya gersang.

"Di sini sangat, sangat kering," kata Wright.

Poros ventilasi ditambahkan untuk memastikan pasokan oksigen yang cukup dan untuk memungkinkan kelembaban dari aktivitas di dalam ruangan keluar, meskipun ini seringkali hanya berupa pipa sederhana yang mencuat melalui langit-langit.

Ada beberapa kelemahan lain dari bunker tahan gelombang panas ini. Lewis saat ini tinggal di atas tanah di sebuah taman karavan, setelah rumah bawah tanahnya di tempat yang sama runtuh. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.