Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS, Australia, Jepang Berencana Kirim Kapal ke Filipina

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS, Australia, Jepang Berencana Kirim Kapal ke Filipina Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Arsip - Kapal tempur Amerika Serikat USS Charleston bersandar di Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali, Kamis (29/9/2022).

MANILA/TOKYO - Jepang, Amerika Serikat, dan Australia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal pengangkut pesawat mereka ke Filipina untuk latihan angkatan laut trilateral pekan depan di Laut Tiongkok Selatan, kata sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut, Jumat (18/8).

Latihan yang direncanakan berlangsung pada Rabu pekan depan itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Manila setelah sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok pada awal bulan ini menembakkan meriam air ke kapal sewaan militer Filipina di dekat Second Thomas Shoal, yang dikuasai Manila di Laut Tiongkok Selatan.

Pasukan Bela Diri Maritim Jepang telah memutuskan untuk mengirim kapal perusak terbesarnya, Izumo, yang akan menjadi kapal induk de facto setelah menjalani renovasi tambahan yang dijadwalkan akan dimulai tahun depan atau 2025, menurut sumber tersebut.

Angkatan Laut Australia akan mengerahkan kapal serbu amfibi Canberra, sementara Angkatan Laut AS diperkirakan akan mengirim kapal serbu amfibi Amerika, kata sumber tersebut.

Latihan gabungan itu rencananya meliputi latihan lepas landas dan pendaratan pesawat menggunakan geladak tiga kapal ketiga negara tersebut.

Latihan itu dilakukan guna menunjukkan komitmen Amerika Serikat dan para sekutu dalam menegakkan kebebasan navigasi, menurut sumber tersebut.

Izumo berencana berlabuh pada Jumat pekan depan di Manila, kata sumber tersebut.

Pasukan Filipina telah membatalkan partisipasi mereka dalam latihan gabungan tersebut karena pesawat tiga negara lainnya terlalu besar untuk mendarat di geladak kapal perang Filipina, menurut sumber tersebut.

Namun, komandan dari empat negara tersebut dapat berkumpul di ibu kota Filipina untuk mengirim "pesan yang kuat", kata sumber tersebut.

Keempat negara telah mempertimbangkan untuk melakukan patroli maritim bersama dan latihan angkatan laut, tetapi rencana tersebut gagal mencapai kesepakatan, menurut sumber tersebut.

Menghadapi tekanan militer dan aktivitas Beijing yang meningkat di Laut Tiongkok Selatan, Manila sejauh ini fokus pada peningkatan kerja sama keamanan dengan Tokyo, Washington, dan Canberra.

Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan Filipina sebelumnya mengadakan pertemuan menteri pertahanan pertama mereka pada Juni di Singapura. Keempat pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama keamanan untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Tiongkok, yang mengklaim hampir seluruh wilayah di Laut Tiongkok Selatan, telah membangun pulau-pulau buatan dengan infrastruktur militer.

Ketegangan antara Beijing dan Manila meningkat ketika penjaga pantai Tiongkok pada Februari lalu mengarahkan laser militer ke kapal patroli Filipina di perairan dekat Second Thomas Shoal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.