Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Bisa segera Terwujud, IKN Komitmen Jadi Kota Rendah Emisi Karbon

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa segera Terwujud, IKN Komitmen Jadi Kota Rendah Emisi Karbon Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono memberikan keterangan kepada awak media usai diskusi bertajuk "Peluang Kolaborasi di Ibu Kota Nusantara" di Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Jakarta - Semoga bisa segera terwujud, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono menyatakan bahwa IKN berkomitmen menjadi kota rendah emisi karbon.

"IKN ini yang paling mendasar akan menjadismart sustainable forest citytetapisustainableini yang paling signifikan yang paling penting di sini komitmennya diuji. Yang pertama, tentang perubahan iklim. IKN sudah punya komitmen dan sekarang sedang disusunmaster planuntuk mencapainet zero emission(NZE)," ucap Agung saat diskusi bertajuk "Peluang Kolaborasi di Ibu Kota Nusantara" pada acara Indonesia Retail Summit 2023 di Jakarta, Selasa.

Untuk mencapainya, lanjut Agung, IKN nantinya akan sangat ketat terkait dengan kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan maupun polusi udara.

"Yang paling ramai di koran dan sampai Presiden ratas (rapat terbatas) sekarang ini kan soal polusi, Jakarta bahkan Tangerang Selatan. Saya juga kaget saya tinggal di Tangerang Selatan,air quality index-nya 170 pokoknya di atas 150. Balikpapan IKN masih 17, bagaimana kami jaga ini. IKN ini adalah soal memberikan udara bersih buat anak cucu kita dan karena tadi yang namanyanet zero emissionitu mencegah pemanasan global kami mau lakukan," ujarnya.

Langkah selanjutnya, kata dia, melalui penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas di kawasan IKN.

"Mobilitas di dalam kawasan ini, artinya tata ruangnya itu dibuat sedemikian rupa sehingga mobilitas itu mudah dengan kendaraan umum yang basisnya listrik dan kendaraan pribadi pun yang masuk ke dalam saat kami belum bisa katakan apakah akan dilarang sepenuhnya atau dibatasi (tetapi) kendaraan yang listrik yang didorong untuk masuk," ungkap Agung.

Berikutnya mengenai alokasi ruang. Ia mengatakan bahwa alokasi ruang merupakan faktor yang paling berat sekaligus kunci dalam upaya mengurangi emisi karbon.

"Yang ketiga yang paling berat tetapi ini kuncinya adalah alokasi ruangnya. IKN ini targetnya hanya 25 persen yang nanti akan berupa lahannya ituurban environmentyang dibangun. Sedangkan 75 persennya akan tetap ruang terbuka hijau," kata Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.