Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Meluncurkan Misi ke Bulan untuk Dorong Penelitian Antariksa

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Russia Meluncurkan Misi ke Bulan untuk Dorong Penelitian Antariksa Doc: HANDOUT / BADAN ANTARIKSA RUSIA ROSCOSMOS / AFP
Ket. Badan Antariksa Russia Roscosmos meluncurkan roket Soyuz 2.1b dengan pendarat Luna-25 di kosmodrom Vostochny, sekitar 180 km sebelah utara Blagoveschensk, di wilayah Amur Russia, Jumat (11/8)

MOSKWA - Russia meluncurkan misi pertamanya ke Bulan dalam hampir 50 tahun, upaya yang dirancang untuk memberikan dorongan baru bagi sektor antariksa yang telah lama berjuang, yang juga terkena sanksi sejak konflik di Ukraina.

Dikutip dari France 24, Jumat (11/8), peluncuran wahana antariksa Luna-25 adalah misi bulan pertama Moskwa sejak 1976, ketika Uni Soviet menjadi pelopor dalam penaklukan ruang angkasa.

Siaran langsung oleh badan antariksa Russia, Roscosmos, memperlihatkan roket dengan probe Luna-25 lepas landas pada pukul 02:10 waktu Moskwa dari Vostochny Cosmodrome.

"Roscosmos mengharapkan wahana itu memasuki orbit bulan setinggi 100 kilometer pada 16 Agustus dan mendarat di Bulan di utara kawah Boguslawsky pada 21 Agustus," kata badan itu dalam sebuah pernyataan.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pendaratan akan dilakukan di kutub selatan bulan. Hingga saat ini, semua orang telah mendarat di zona ekuator," kata pejabat senior Roscosmos, Alexander Blokhin, dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Badan itu mengatakan pesawat ruang angkasa, yang akan tetap berada di Bulan selama satu tahun, akan bertugas mengambil dan menganalisis tanah serta melakukan penelitian ilmiah jangka panjang.

Peluncuran ini adalah misi pertama dalam program bulan baru Russia, yang berlangsung pada saat Roscosmos dicabut dari kemitraannya dengan Barat di tengah konflik dengan Ukraina. Sebaliknya Russia beralih ke Tiongkok.

Misi Sangat Penting

Menurut pakar antariksa Russia, Vitali Iegorov, misi tersebut adalah pertama kalinya Russia pasca-Soviet mencoba menempatkan perangkat di benda angkasa. "Pertanyaan terbesarnya adalah bisakah itu mendarat?" katanya, menekankan misi ini "sangat penting" bagi Russia.

Presiden Vladimir Putin telah berjanji untuk melanjutkan program luar angkasa Russia meskipun ada sanksi, menunjuk pada pengiriman manusia pertama ke luar angkasa oleh Uni Soviet pada tahun 1961 pada saat meningkatnya ketegangan Timur-Barat.

"Kami dibimbing oleh ambisi nenek moyang kami untuk maju, meskipun ada kesulitan dan upaya eksternal untuk mencegah kami melakukannya," kata Putin di Kosmodrom Vostochny tahun lalu.

Tetapi, Kepala Roscosmos, Yuri Borisov, mengakui misi itu berisiko. "Peluang keberhasilan misi ini diperkirakan sekitar 70 persen," katanya kepada Putin pada pertemuan di Juni.

Gubernur regional Mikhail Degtiariov di Telegram, mengatakan setelah peluncuran, pendorong roket jatuh seperti yang diharapkan 28 kilometer dari desa Shakhtinsky di wilayah timur jauh Khabarovskn.

Penduduk desa telah dievakuasi sebelum peluncuran dan Degtiariov mengatakan mereka telah dapat kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.