Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bea Cukai Belanda Sita 8 Ton Kokain dari Ekuador

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 13:38 WIB | Oleh:
Bea Cukai Belanda Sita 8 Ton Kokain dari Ekuador Doc: AP/Openbaar Ministerie, Kejaksaan Negeri Belanda
Ket. Gambar yang diberikan pada Kamis, 10 Agustus 2023, oleh Kejaksaan Umum Rotterdam menunjukkan 8.000 kilogram kokain. Otoritas pabean di Belanda mencegat pengiriman lebih dari 8.000 kg kokain bulan lalu, penyitaan narkoba terbesar di Pelabuhan Rotterdam.

DEN HAAG - Otoritas pabean di Rotterdam Belanda menyita lebih dari 8.000 kilogram (8 ton) kokain, penyitaan narkoba terbesar di Belanda, kata Kejaksaan Umum Rotterdam, Kamis (10/8).

Narkoba itu diperkirakan bernilai 600 juta euro ($662 juta), kata Kejaksaan dalam sebuah pernyataan yang dikutip The Associated Press. Belum ada penangkapan tersangka setelah penemuan yang dirahasiakan karena penyelidikan yang sedang berlangsung.

Jaksa mengatakan, narkoba yang telah dimusnahkan itu ditemukan disembunyikan di dalam wadah berisi pisang dari Ekuador pada 13 Juli. Pengumuman itu dikeluarkan sehari setelah seorang calon presiden yang dikenal menentang kartel narkoba dan korupsi di negara Amerika Selatan itu ditembak mati dalam rapat umum politik.

Perdagangan narkoba yang berkembang pesat di Eropa juga memicu kekerasan dan korupsi di benua itu, kata badan Uni Eropa yang memantau narkoba dan kecanduan dalam laporan tahunannya pada Juni.

Dikatakan, jumlah itu memecahkan rekor kokain disita di Eropa. Pada 2021, 303 ton disita oleh negara-negara anggota UE. Rotterdam dan pelabuhan Antwerp Belgia kini menjadi pintu gerbang utama masuknya kokain dari Amerika Latin ke Eropa, kata Kejaksaan.

Ekspansi pasar kokain disertai di UE dengan peningkatan kekerasan dan korupsi. Persaingan ketat antara penyelundup menyebabkan meningkatnya kasus pembunuhan dan intimidasi.

Di antara para korban di Belanda adalah seorang pengacara yang mewakili saksi dalam persidangan tersangka gangster narkoba dan reporter kejahatan Peter R. de Vries, yang merupakan orang kepercayaan saksi.

Pewaris takhta Belanda, Putri Amalia, terpaksa meninggalkan asrama siswa di Amsterdam dan melanjutkan studinya dari rumah.

Di Ekuador, para pengedar narkoba mulai menggunakan pelabuhan-pelabuhan pesisir negara itu dan melancarkan gelombang kekerasan ketika geng-geng saling berebut kekuasaan.

Bulan lalu, walikota Manta ditembak dan dibunuh.Pada 26 Juli, Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengumumkan keadaan darurat di dua provinsi dan sistem penjara negara dalam upaya membendung kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.