Ekonomi Lampung Q2 Tumbuh 8,15 Persen, Tertinggi se-Indonesia
📅 Kamis, 10 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Sumber: BPS - kj/ones
JAKARTA - Pemerintah pusat hendaknya membantu provinsi yang memiliki APBD terbatas, sementara wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang baik. Pembangunan daerah yang punya potensi pertanian atau perikanan sangat penting karena dengan perputaran uang di desa, akan mendorong ekonomi kerakyatan tumbuh yang pada gilirannya melancarkan pemerataan.
"Pada dasarnya pembangunan daerah yang punya potensi pertanian atau perikanan sangat penting karena dengan perputaran uang di desa, akan mendorong ekonomi kerakyatan yang pada gilirannya melancarkan pemerataan," kata pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, kepada Koran Jakarta, Rabu (9/8).
Untuk itu, tambah Dian, pemerintah daerah memang harus mengutamakan pertanian karena ini bersentuhan langsung dengan perekonomian desa. Jika ekonomi di lapisan desa kuat, otomatis ekonomi negara lebih solid karena mayoritas rakyat Indonesia ada di pedesaan.
Hal itu disampaikan menanggapi Kepala BPS Lampung, Atas Parlindungan Lubis yang mencatat pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan II-2023 sangat tinggi, mencapai 8,15 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya di kisaran lima persen. "Ekonomi Lampung triwulan II-2023 terhadap triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan 8,15 persen (q-to-q)," kata Lubis, Selasa (8/8).
Pertumbuhan Tertinggi
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, produksi, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh paling tinggi yaitu 18,35 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi 32,11 persen.
Sementara itu, secara year on year (yoy), dari triwulan II-2022 ke triwulan II-2023 terdapat pertumbuhan 4 persen. Lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi 19,32 persen.
Staf Ahli Gubernur Lampung bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Lampung menjadi yang tertinggi di Sumatra. Sementara secara q-to-q, menjadi pertumbuhan tertinggi se-Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal itu bisa menjadi pijakan bagi pertumbuhan ekonomi triwulan III dan fondasi dalam pengambilan kebijakan perekonomian daerah 2023.
Sebelumnya, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meminta pemerintah kabupaten dan kota di daerah ini untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggulan daerah setempat guna menumbuhkan ekonomi di wilayahnya.
"Mari semua pemerintah kabupaten dan kota, kita bersama-sama mendorong produktivitas komoditas unggul di daerah masing-masing agar bisa memacu ekonomi Lampung bertumbuh lebih tinggi," ujar Arinal.
Arinal mengatakan tingginya kebutuhan pangan telah membuat ekspor berbagai produk pertanian asal Lampung terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, dan menjadikannya sebagai sektor potensial dalam meningkatkan perekonomian daerah.
"Banyak komoditas unggulan Lampung yang dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan luar negeri dengan mengekspornya. Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil komoditas pertanian strategis yang menjadi pendukung ketahanan pangan nasional juga," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!