Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Jokowi Sebut Indonesia Termasuk Negara dengan Ekonomi Tumbuh Lebih 5 Persen di G20

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Sebut Indonesia Termasuk Negara dengan Ekonomi Tumbuh Lebih 5 Persen di G20 Doc: antarafoto
Ket. Presiden Jokowi dalam Munas Real Estate Indonesia (REI) 2023 di Jakarta, Rabu (9/8).

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia termasuk dalam tiga negara anggota G20 yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi melebihi 5 persen, bersama dengan India dan Tiongkok.

"Di G20, negara-negara G20 yang tumbuh di atas 5 persen itu hanya Indonesia, India, RRT (Tiongkok)," kata Jokowi dalam Munas Real Estate Indonesia (REI) 2023 di Jakarta, Rabu (9/8).

G20 merupakan forum multilateral yang terdiri atas 19 negara dan 1 kawasan Uni Eropa, dengan kontribusi 79 persen terhadap perdagangan global dan 85 persen perekonomian dunia.

Jokowi mengatakan pada kuartal II tahun 2023, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5 persen yakni 5,17 persen secara tahunan (yoy). Atas pencapaian itu, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mencapai 5 persen dalam tujuh kuartal berturut-turut.

"Kinerja ekonomi kita sudah membaik, ini disampaikan Pak Totok (Totok Lusida) Ketua REI. Sudah diumumkan Senin (7/8) kemarin pertumbuhan ekonomi kita 5,17 persen," kata Jokowi.

Dia juga menekankan bahwa daya saing Indonesia telah meningkat 10 peringkat menjadi peringkat 34 dari peringkat 44. Kenaikan 10 peringkat tersebut merupakan yang tertinggi di dunia.

Tanpa daya saing yang baik, lanjutnya, sebuah negara akan sulit untuk dapat bersaing di perekonomian global, terutama untuk meraih investasi.

"Karena persaingan negara ini sangat ketat sekali, memperebutkan investasi. Semuanya direbutkan, saling memperbaiki diri, kecepatan perizinan, kecepatan pembebasan lahan, semuanya," katanya.

Peningkatan investasi yang ditopang perbaikan daya saing menjadi penting karena lompatan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada sumber pendanaan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau tergantung pada APBN, negara-negara itu juga mungkin tak tumbuh. Investasi menjadi kunci," ujar Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.