Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yup, Layanan Aggregator Pay Later Hadirkan Fitur Layanan Pembayaran E-Commerce

📅 Senin, 07 Agu 2023, 21:02 WIB | Oleh:
Yup, Layanan Aggregator Pay Later Hadirkan Fitur Layanan Pembayaran E-Commerce Doc: istimewa
Ket. yup

JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak masyarakat Indonesia melakukan transaksi untuk memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder secara langsung maupun online. Namun, hal ini masih belum sejalan dengan akses keuangan yang ada, di mana seseorang masih terhalang kondisi finansial maupun akses untuk melakukan transaksi di waktu yang bersamaan.

Konsumen kini terus membutuhkan berbagai platform yang dapat menunjang keseharian mereka untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan dengan mudah serta cepat. Salah satunya dengan cara bertransaksi bayar nanti ataupopuler disebutpay later.

Terlebih saat Pandemi Covid-19 melanda dunia dan Tanah Air yang telah mengubah perilaku masyarakat untuk berbelanja dari tokoofflineke berbagai platformonline. Tren ini terus berlanjut hingga tahun 2023, di mana kunjungan berbagai situs e-commerce di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini diyakini sebagai proyeksi positif dari perkembangane-commerceyang semakin menunjukan taringnya sebagai penopang ekonomi digital dalam negeri pada 2023.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi E-Commerce IndonesiaRudiantaramenyatakan, lebih dari setengah ekonomi digital berasal darie-commerce.Bahkan, tahun ini transaksi e-commerce diperkirakan bisa mencapai 600 triliun rupiah sampai 700 triliun rupiah, untuk semua jenise-commerce.

Yup layanan aggregator bayar nanti (pay later) meluncurkan fitur layanan Bayar E-Commerce. Layanan ini dirancang untuk bisa menghubungkan para pengguna untuk mendapatkan layanan serta akses bayar nanti dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi pelanggan yang melakukan transaksi di berbagai e-commerce.

"Fitur Bayar E-Commerce untuk membantu para pengguna dari berbagai generasi tak terkecuali Gen Z dan milenial, juga membantu perkembangan e-commerce yang dapat mendorong ekonomi digital Tanah Air," ujar Brand Manager Finture Group Edwin Rudiyanto menyampaikan, melalui keterangan tertulis Senin (7/8).

Yup diklaim aman karena disediakan oleh institusi finansial yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu platform ini dioperasikan oleh PT Finture Tech Indonesia, penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang tercatat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kita menyadari bahwa semua orang menyukai kemudahan dalam melakukan transaksi secara online maupun offline. Oleh karenanya, Yup hadir sebagai aggregator atau platform yang menghubungkan pengguna untuk mendapatkan layanan bayar nanti yang disediakan oleh lembaga jasa keuangan berizin OJK," tutur Edwin

Ia mengharapkan, Yup bisa menjadi jembatan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keseharian tanpa keraguan. Mulai dari proses pendaftaran yang cepat, penggunaan yang mudah, serta nyaman dan juga aman saat bertransaksi di mana saja dan kapan saja, terkhusus di berbagai e-commerce Indonesia.

Bayar E-Commerce merupakan fitur dalam aplikasi Yup sebagai agregatorpay lateryang membantu para pengguna untuk melakukan pembayaran melalui Virtual Account (VA) saat berbelanja di platforme-commercedanmarketplace. Dengan jumlah transaksi mulai dari 50.000 rupiah.

"Kami memberi akses (sebagai agregator) dan bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk layanan pembayaran saat berbelanja di berbagai e-commerce dengan fitur pilihan cicilan hingga 3, 6, dan 12 bulan," tambah Edwin.

Fitur ini sangatlah mudah untuk digunakan, pengguna hanya perlu melihat langkah-langkahnya pada menu 'Bayar E-Commerce' di aplikasi Yup sebelum melakukan transaksi. Hal ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan konsumen yang beragam serta bisa lebih dekat dengan apa yang mereka inginkan.

"Selain itu, kami juga terus berkomitmen untuk membantu menyediakan akses yang mudah serta memobilisasi masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif di ekonomi digital dengan melakukan transaksi di berbagai e-commerce di Indonesia," terangnya.

Edwin menambahkan, Yup memiliki beberapa akun media sosial, diantaranya yakni akun Instagram @thinkyup.iddan websiteyupindonesia.com. Pengguna Yup dapat mengakses informasi mengenai Yup dari akun-akun tersebut untuk dapat lebih tahu akan program dan layanan yang disediakan oleh Yup sebagai aggregator bayar nanti. Aplikasi Yup dapat dengan mudah ditemukan dan diunduh melalui Google PlayStore maupun AppStore.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.