Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Setelah Kebakaran Lahan

📅 Senin, 07 Agu 2023, 19:04 WIB | Oleh:
Dua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Setelah Kebakaran Lahan Doc: ANTARA/HO-Humas TNGR Rinjani
Ket. Surat penutupan jalur pendakian menuju TNGR setelah kebakaran lahan.

MATARAM -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dua jalur pendakian, yakni Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah dan Tete Batu, Kabupaten Lombok Timur menuju kawasan TNGR ditutup sementara setelah kebakaran lahan di kawasan tersebut.

"Dua jalur pendakian menuju wisata alam TNGR ditutup sementara mulai 7 Agustus hingga batas waktu yang belum ditentukan," kata Kepala Balai TNGR LombokDedy Asriady di Mataram, Senin.

Ia mengatakan sehubungan dengan terjadinya kebakaran lahan di kawasan TNGR jalur pendakian wisata alam Aik Berik danTete Batu pada Jumat (4/8), maka dilakukan penutupan untuk dua jalur pendakian tersebut sampai kondisi dinyatakan normal atau aman untuk aktivitas tersebut.

"Asap di kawasan yang terbakar itu masih terjadi hingga saat ini," katanya.

Sebelumnya, rutinitas pengecekan titik kebakaran telah dilakukan menggunakan aplikasi SIPONGI, mendapati empat titi panas, yakni tigatitik melalui satelit NASA-NOAA20 dan satu titik satelit NASA-SNPP.

Pemantauan CCTV Gunung Kondo pada Jumat (4/8), pukul 07.20 Wita terlihat adanya api dan kepulan asap di lokasi jalur pendakian Aik Berik. Petugas kemudian diturunkan untuk melakukan pemadaman ke lokasi kebakaran lahan.

"Balai TNGR juga mendapatkan informasi lapangan Kepala Desa Lantan bahwa terlihat kobaran api di dekat puncak Gunung Kondo. Petugas dari Resort Joben juga melihat kepulan asap dilihat dari Dusun Aik Bual," katanya.

Selanjutnya, titik api dari aplikasi SIPONGIdi-"overlay"-kan dengan peta wilayah kerja TNGR didapatkan hasil lokasi titik panas berada di Resort Aik Berik pada titik -8.442740°S 116.388820°E.

"Titik kebakaran berada di kanan kiri jalur wisata pendakian pada jarak delapan kilometer dari batas kawasan pada ketinggian 2100-2600 MDPL," katanya.

Balai TNGR melakukan koordinasi dengan para mitra untuk penanganan pemadaman dan disepakati tim yang berjumlah 12 orang tersebut berangkat untuk melakukan pemadaman.

"Berdasarkan pantauan CCTV sampai dengan pukul 20.48 Wita masih terlihat kobaran api yang menyala," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.