Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayi Harimau yang Diambil Rusia dari Kebun Binatang Ukraina Meninggal di Sirkus Moskow

📅 Minggu, 06 Agu 2023, 17:47 WIB | Oleh:
Bayi Harimau yang Diambil Rusia dari Kebun Binatang Ukraina Meninggal di Sirkus Moskow Doc: Istimewa
Ket. Direktur Great Moscow State Circus, Edgard Zapashny, yang digambarkan oleh Dewan Kota Mariupol mendukung invasi skala penuh Rusia, mengunggah gambar di media sosial dengan anak harimau tersebut.

MARIUPOL - Perang memang tidak pandang bulu, hingga hewan yang tidak berdosa ikut jadi korban. Pihak berwenang Mariupol, pada Jumat (4/8) mengungkapkan bahwa seekor bayi harimau yang diambil pasukan Rusia dari kebun binatang di kota yang terletak di wilayah selatan Ukraina itu telah mati di sebuah sirkus di Moskow.

Dilaporkan oleh Newsweek, dalam sebuah unggahan Telegram, Dewan Kota Mariupol mengatakan bahwa hewan itu berumur tiga bulan ketika diambil dari kebun binatang pada Mei tahun ini.

Tahun lalu, kota tersebut menjadi lokasi pengepungan selama tiga bulan. Pada Mei 2022, semua pasukan Ukraina yang tetap tinggal di kota itu menyerah di pabrik besi dan baja Azovstal dan sejak itu, Rusia menguasai Mariupol. Google Earth merilis gambar Mariupol sebelum dan sesudah pengepungan dan menunjukkan tingkat kehancuran kota itu.

Unggahan dewan kota Mariupol mengatakan bahwa pengasuhnya mengatakan hewan itu telah mati.

"Menurut dia, hewan tersebut memiliki masalah ginjal bawaan," lapor unggahan tersebut meskipun tidak menjelaskan mengapa alasan kesehatannya yang buruk tidak membuat bayi hewan itu dikembalikan ke kebun binatang.

Sebelumnya, Pravda Ukraina mencatat bagaimana Rusia telah mengambil rakun dari Kebun Binatang Kherson selama pendudukan mereka pada 2022 dengan. Oleg Zubkov, pemilik taman margasatwa di Krimea, dituduh mencuri hewan itu, bersama seekor llama.

Seperti dilansir Newsweek pada November, Zubkov mengatakan dia bertindak atas perintah resmi untuk menyelamatkan hewan dari perang dan bahwa mereka akan dikembalikan ketika sudah aman untuk melakukannya. Pada Desember, rakun itu ditempatkan di sebuah kampus di Melitopol, kota lain yang diduduki Rusia di Ukraina.

Pasukan Rusia dituduh mencuri hewan lain dari kebun binatang di Kherson, termasuk serigala, keledai, dan tupai. Pemindahan hewan tersebut dilaporkan secara luas di media Rusia, yang menggambarkannya sebagai aspek positif dari penarikan diri pasukan Rusia, yang dianggap sebagai kemunduran besar bagi Presiden Vladimir Putin .

Sepanjang perang, ada banyak laporan tentang pasukan Rusia yang melakukan penjarahan di Ukraina, mengambil mesin cuci, elektronik, dan artefak budaya.

Segera setelah dimulainya perang, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia bahkan telah membuka pasar di Belarusia untuk menjual barang-barang yang mereka curi dari Ukraina selama invasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.