Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Polandia: Wagner Bisa Menyamar Jadi Imigran untuk Masuk ke UE

📅 Minggu, 30 Jul 2023, 09:27 WIB | Oleh:
PM Polandia: Wagner Bisa Menyamar Jadi Imigran untuk Masuk ke UE Doc: AP/Artur Widak/NurPhoto
Ket. Penjaga perbatasan Polandia berpatroli di sepanjang pagar di perbatasan Polandia-Belarusia dekat desa Nowdziel, 30 Juni 2022.

LONDON - Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki memperingatkan, anggota kelompok Wagner di Belarusia bisa menyamar sebagai imigran untuk memasuki Uni Eropa (UE).

Menurut laporan BBC, Morawiecki juga menuding Wagner bisa saja memfasilitasi imigran ilegal dari Belarusia, yang digambarkan Polandia sebagai "perang hibrida".

Morawiecki mengatakan, sekitar 100 tentara Wagner telah bergerak di dekat kota Grodno, dekat perbatasan Polandia dan Lituania.

Beberapa pasukan Wagner telah pindah ke Belarusia berdasarkan kesepakatan untuk mengakhiri pemberontakan singkat di Rusia pada Juni lalu.

Warsawa melihat kehadiran Wagner di Belarusia sebagai ancaman potensial dan berusaha menopang sisi timurnya.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko sebelumnya membantah memprovokasi krisis migran di Eropa dengan memikat calon imigran ke perbatasannya dengan negara-negara UE.

Namun Morawiecki mengatakan pada Sabtu (29/7) bahwa lebih dari 100 anggota kelompok Wagner telah pindah ke Belarusia barat laut dekat celah Suwalki, perbatasan sepanjang 95 km Polandia dengan anggota Uni Eropa lainnya, Lithuania, yang memisahkan Belarusia dan eksklave Rusia di Kaliningrad.

Dia mengklaim tentara bayaran mungkin menyamar sebagai penjaga perbatasan Belarusia untuk membantu imigran menyeberang ke UE, atau bahkan berpura-pura menjadi imigran sendiri untuk memasuki blok tersebut.

"Sekarang situasinya menjadi lebih berbahaya," katanya dalam konferensi pers saat berkunjung ke pabrik senjata di Gliwice, Polandia selatan.

"Ini tentunya merupakan langkah menuju serangan hibrida lebih lanjut di wilayah Polandia," tambahnya.

Beberapa ribu pejuang Wagner telah pindah ke Belarusia sejak pemberontakan singkat kelompok itu terhadap Kremlin pada Juni.Mereka ditawari pilihan untuk bergabung dengan tentara reguler Rusia atau menuju ke Belarusia, sekutu dekat Rusia.

Pada Kamis, Menteri Dalam Negeri Polandia mengatakan Polandia, Lituania, dan Latvia dapat bersama-sama memutuskan untuk menutup perbatasan mereka dengan Belarusia jika ada insiden yang melibatkan kelompok Wagner di sepanjang perbatasan mereka.

Akhir pekan lalu Lukashenko bersikeras akan mempertahankan tentara bayaran Wagner di Belarusia tengah.

"Mereka meminta untuk pergi ke barat... melakukan perjalanan ke Warsawa..." kata Lukashenko bergurau dalam percakapan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

32 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.