Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membanggakan Upaya Deradikalisasi Ini, Petugas Lapas Surabaya Raih Penghargaan dari BNPT

📅 Minggu, 30 Jul 2023, 17:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan Upaya Deradikalisasi Ini, Petugas Lapas Surabaya Raih Penghargaan dari BNPT Doc: ANTARA/HO Kanwilkumham Jatim
Ket. Penyerahan penghargaan BPNT Awards kepada petugas Lapas Surabaya.

Surabaya - Membanggakan, Seorang petugas Lapas Surabaya, Jawa Timur, Bambang Sugianto, mendapatkan penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) karena telah melakukanderadikalisasi terhadap napi terorisme di lapas tersebut.

"Kami mengapresiasi penghargaan yang diterima Pak Bambang, tentunya ini berkat dedikasi dan integritas yang diberikannya selama bertugas sebagai wali pemasyarakatan," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dalam keterangannya di Surabaya, Minggu.

Ia mengatakanpenghargaan ini diberikan BNPT karena menilai Bambang merupakan wali pemasyarakatan yang memberikan kontribusi besar dalam proses deradikalisasi terhadap warga binaan pemasyarakatan tindak pidana terorisme.

"BNPT juga memberikan apresiasi atas kesetiaan dalam tugas yang berisiko tinggi serta hasil capaian yang nyata dalam pendampingan narapidana terorisme," tutur Imam.

Capaian ini, lanjut Imam, harus menjadi teladan bagi petugas pemasyarakatan yang lain. Mengingat saat ini ada 21 narapidana kasus teroris yang tersebar di sepuluh lapas di Jatim.

"Menjadi wali bagi narapidana teroris itu memang dibutuhkan keahlian khusus, lebih dari ituagar dipercaya narapidana teroris juga diperlukan integritas dan dedikasisehingga narapidana teroris percaya dan mau kembali menyatakan ikrar setia NKRI," urai Imam.

Bambang mulai menjadi wali bagi narapidana kasus teroris sejak April 2007. Selama itu, dia sudah mendampingi lebih dari 50 narapidana teroris.

"Kami kerja ikhlas saja dan kami menjaga benar kepercayaan dari teman-teman narapidana teroris, hubungan silaturahim masih terjadi sampai sekarang," kata Bambang.

Selama bertugas, dia sudah dua kali menerima penghargaan serupa. Pertama adalah penghargaan dari Ditjen Pemasyarakatan atas Peran dan Kepedulian sebagai Pembina Narapidana Kasus Terorisme pada tahun 2017.

Kedua dari Menkumham RI Kategori Karya Dhika Madya atas Keberhasilan Melakukan Deradikalisasi, Mampu Menjalin Komunikasi Sangat Baik serta Mengubah "Mindset" Napiterpada tahun 2017.

Meski begitu, menurut pria kelahiran Surabaya itu, ada banyak sekali liku-liku saat mendampingi narapidana kasus teroris. Tak jarang pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan di Lapas I Surabaya mendapatkan teror dari kelompok lama yang sebelumnya menaungi para teroris.

"Paling ekstrem mungkin teror bom ikan yang ditaruh di bawah mobil saya sekitar tahun 2016, Alhamdulillah saya masih dilindungi Allah," kenang pria yang sudah 22 tahun mengabdikan dirinya di Lapas I Surabaya itu.

Ke depan, Bambang berharap semakin banyak petugas yang mau menjadi wali narapidana kasus teroris. Karena, menurutnya, relatif sulit melunakkan hati narapidana kasus terorisme sehingga diperlukan lebih banyak petugas yang terlatih.

"Alih-alih adu dalil, kami lebih memilih pendekatan manusiawi. Menyentuh hingga ke lubuk hati," kata Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.