WMO: Dampak Perubahan Iklim Meningkat di Asia
📅 Jumat, 28 Jul 2023, 00:37 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSuhu rata-rata di Asia untuk tahun 2022 adalah rekor terpanas kedua atau ketiga dan sekitar 0,72 ?elcius di atas rata-rata tahun 1991-2020. Rata-rata 1991-2020 itu sendiri sekitar 1,68 ?elcius di atas periode referensi WMO 1961-1990 untuk perubahan iklim.
Kekeringan mempengaruhi banyak bagian wilayah, mengurangi ketersediaan udara. Kerugian ekonomi pada tahun 2022 akibat kekeringan di Tiongkok, misalnya, diperkirakan melebihi 7,6 miliar dollar AS.
Banjir parah melanda Pakistan, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan ekonomi. Pakistan menerima 60 persen dari total curah hujan monsun normalnya hanya dalam waktu tiga minggu sejak dimulainya musim monsun pada tahun 2022. Menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional, lebih dari 33 juta orang, hampir 14 persen dari populasi Pakistan tahun 2022, terpengaruh.
Gletser di wilayah High Mountain Asia telah kehilangan massa yang signifikan selama 40 tahun terakhir, dan kehilangannya semakin cepat. Pada tahun 2022, kondisi yang sangat hangat dan kering adalah penurunan sebagian besar gletser. Gletser Urumqi Nomor 1 di timur Tien Shan mencatat keseimbangan massa negatif kedua tertinggi setara air -1,25 meter sejak pengukuran dimulai pada tahun 1959.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!