PBB dan AS Kutuk Upaya Kudeta di Niger
📅 Jumat, 28 Jul 2023, 02:08 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/ORTN - Télé Sahel
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB pada Rabu (26/7) mengutuk upaya untuk merebut kekuasaan secara paksa dalam upaya kudeta yang nyata di Niger.
"Sekjen Guterres mengutuk sekeras-kerasnya segala upaya untuk merebut kekuasaan dengan kekerasan dan merusak pemerintahan yang demokratis, perdamaian dan stabilitas," kata juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric.
Dujarric menambahkan bahwa Sekjen Guterres pun telah meminta semua aktor yang terlibat agar menahan diri dan memastikan perlindungan tatanan konstitusional.
Menurut narasumber, dalam upaya kudeta itu, Presiden Niger, Mohamed Bazoum, telah ditahan pengawalnya.
Kecaman atas kudeta di Niger juga datang dari Amerika Serikat (AS). "AS sangat prihatin atas perkembangan hari ini di Niger," kata Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bazoum, yang merupakan sekutu dekat Prancis, terpilih pada 2021. Ia memimpin negara yang terperosok dalam kemiskinan dan memiliki sejarah ketidakstabilan yang kronis. Sebelumnya negara yang terkurung daratan itu tercatat telah mengalami empat kudeta sejak merdeka dari Prancis pada 1960. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!