Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Butuh Kolaborasi Global untuk Tangani Susut dan Boros Pangan

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Butuh Kolaborasi Global untuk Tangani Susut dan Boros Pangan Doc: ANTARA/HO-NFA
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi (tengah) saat menghadiri The United Nation Food Systems Summit +2 Stocktaking Moment (UNFSS+2) di Roma, Italia, Senin (24/7).

JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi, memaparkan strategi pemerintah Indonesia menangani susut dan boros pangan (food loss and waste) yang menjadi isu global dalam forum United Nation Food Systems Summit (UNFSS) +2 Stocktacking Moment di Roma, Italia.

"Kita memerlukan kolaborasi global dalam upaya menekan food loss and waste mengingat dampaknya terhadap ketahanan pangan dan gizi," kata Arief dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (27/7).

Seperti dikutip dari Antara, Arief menekankan sangat penting bagi setiap negara untuk mencegah dan mengurangi food loss and waste karena sekitar 14 persen dari total produksi pangan global mengalami food loss dan 17 persen pangan terbuang percuma karena perilaku food waste.

Berdasarkan mata rantai produksi pangan, lanjutnya, poin terbesar yang berpengaruh dalam susut dan boros pangan terjadi pada tahap konsumsi. Hal tersebut menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan kebijakan menangani food loss and waste secara efektif.

"Dalam menghadapi isu food loss and waste, Indonesia telah mengidentifikasi beberapa kebijakan, antara lain dengan mengubah perilaku, peningkatan support system, penguatan regulasi, optimalisasi pendanaan, pemanfaatan food loss and waste, pengembangan kajian, serta pendataan food loss and waste," ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Arief pun memaparkan sejumlah strategi mencegah food loss and waste, antara lain dengan membuat platform dan berkolaborasi lintas sektor yang melibatkan tiga kelompok pelaku mulai dari penyedia makanan seperti restoran dan hotel. Lalu, kelompok organisasi sosial serta kelompok penerima manfaat.

Pemerintah Indonesia juga menyediakan dan memfasilitasi kendaraan logistik pangan untuk pendistribusian pangan berlebih dari pendonor ke penerima manfaat.

Sebanyak 27 ton pangan berlebih telah didistribusikan kepada kelompok penerima manfaat di Jakarta sepanjang Desember 2022-Februari 2023. "Ini tentunya akan kita perluas ke berbagai wilayah sehingga gerakan ini terus bergulir dan berdampak positif pada ketahanan pangan kita," tutur Arief.

Selain itu, NFA juga mendorong gerakan nasional yang disebut Stop Boros Pangan/Stop Food Waste untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang food loss and waste.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.