Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diminta Waspadai Tiga Kelompok Perusak Kerukunan

📅 Kamis, 27 Jul 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Masyarakat Diminta Waspadai Tiga Kelompok Perusak Kerukunan Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar
Ket. KAMPUNG MODERASI/ Wakil Menteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki, dalam peluncuran Kampung Moderasi Beragama, di Jakarta, Rabu (26/7).

JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki, menyebut tiga kelompok yang bisa mengganggu kerukunan umat beragama di Indonesia.

Kelompok tersebut yaitu kelompok eksklusivisme, kelompok dengan paham kebenaran tunggal, dan kelompok ideologi transnasional. Menurutnya, keberadaan mereka harus diwaspadai semua pihak.

"Ini harus kita sadari dan kita lihat sebagai hal yang harus kita waspadai," ujar Wamenag dalam peluncuran Kampung Moderasi Beragama, di Jakarta, Rabu (26/7).

Dia menjelaskan, kelompok eksklusivisme cenderung membatasi ruang silaturahim dan pergaulan.

Menurutnya, kelompok ini menjadi cikal bakal dari gerakan yang akhirnya memecah belah masyarakat.

Kedua, kata dia, kelompok dengan paham kebenaran tunggal. Mereka cenderung merasa paling benar dan berhak menghakimi masyarakat yang berbeda dengan mereka.

"Ketiga kelompok-kelompok transnasional, ideologi-ideologi transnasional yang hari ini mulai masuk ke sendi-sendi kehidupan masyarakat kita," tambahnya.

Saiful mengajak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berani memerangi kelompok-kelompok tersebut. Hal tersebut penting demi menjaga keberagaman yang ada di Indonesia. "Hari ini sudah saatnya dan sudah waktunya yang waras harus ngalah itu berubah. Hari ini harus kita canangkan yang waras harus berani menyatakan saya Indonesia, saya beranekaragam, dan saya siap untuk menjaga keanekaragaman yang ada di republik ini," tegasnya.

Keterlibatan Masyarakat

Wamenag menjelaskan, salah satu cara untuk memerangi tiga kelompok tersebut yaitu dengan adanya Kampung Moderasi Beragama.

Kampung Moderasi Beragama bertujuan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan kerukunan umat beragama.

"Program ini mencerminkan pengakuan akan kekuatan dan peran masyrakat dalam menciptakan perubahan positif dengan melibatkan warga setempat," jelasnya.

Dia menerangkan, pihaknya berkomitmen terus menambah jumlah Kampung Moderasi Beragama. Saat ini, pihaknya telah meluncurkan 1.000 Kampung Moderasi Beragama dan 2.563 Rintisan Kampung Moderasi Beragama.

"Kita semua memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan majemuk," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.