Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Energi G20 Gagal Keluarkan Pernyataan Bersama

📅 Senin, 24 Jul 2023, 02:15 WIB | Oleh:
Menteri Energi G20 Gagal  Keluarkan Pernyataan Bersama Doc: AFP/Punit PARANJPE
Ket. Pertemuan G20 I Seorang petugas polisi berjaga di luar venue pertemuan G20 di India pekan lalu. Saat digelar perundingan tingkat menteri energi G20, pertemuan itu gagal membuat pernyataan bersama.

NEW DELHI - Menteri-menteri energi G20 telah merampungkan pertemuan di India, tetapi gagal membuat pernyataan bersama karena perbedaan antara negara-negara Eropa dan negara berkembang atas perluasan energi terbarukan.

Perundingan pada Sabtu (22/7) di Negara Bagian Goa, India selatan itu terjadi saat invasi Russia ke Ukraina meningkatkan kekhawatiran akan pasokan energi yang stabil.

Kegagalan untuk mencapai kesepakatan di Goa terjadi meskipun para pemimpin G7 setuju di Hiroshima pada Mei lalu untuk mempercepat penghentian bahan bakar fosil yang tidak dapat dihentikan dan dengan suhu global yang mencapai rekor tertinggi, memicu banjir, badai, dan gelombang panas.

"Negara-negara Eropa diberitakan mendorong untuk beralih dari bahan bakar fosil dan perluasan energi terbarukan untuk menggalakkan dekarbonisasi, tetapi negara berkembang dan negara penghasil minyak yang sangat bergantung pada pembangkit listrik termal tidak setuju," lapor kantor berita NHK, Minggu (23/7).

Pada pertemuan G20 itu, sebagian besar negara anggota mengutuk keras invasi Russia atas Ukraina, yang menurut mereka menciptakan kekhawatiran akan ketahanan energi dan pangan.

Usai pertemuan, India yang mengetuai pertemuan tersebut merilis poin-poin yang dapat disepakati para peserta dalam dokumen hasil. Dokumen tersebut menyatakan ketahanan energi dan dekarbonisasi perlu dimajukan secara bersamaan melalui berbagai jalur, dengan mempertimbangkan situasi di masing-masing negara.SB/AFP/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.