Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Hewan Tomohon Stop Penjualan Daging Anjing dan Kucing

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Hewan Tomohon Stop Penjualan Daging Anjing dan Kucing Doc: AP
Ket. Aktivis kelompok anti-kekejaman terhadap hewan Humane Society International (HSI) mengangkut kandang berisi anjing dari rumah potong hewan di Tomohon, Sulawesi Utara, Jumat, 21 Juli 2023. Pihak berwenang pada hari Jumat mengumumkan berakhirnya "kekejaman brutal" penyembelihan daging anjing dan kucing di pasar hewan terkenal di pulau Sulawesi, Indonesia, setelah kampanye selama bertahun-tahun oleh aktivis lokal dan selebritas dunia.

JAKARTA - Pasar hewan ekstrem di Tomohon Sulawesi Utara telah menghentikan penjualan daging anjing dan kucing setelah bertahun-tahun mendapat tekanan dari para aktivis pecinta hewan.

Daging anjing dan kucing ada di menu bersama hewan lainnya seperti kelelawar, tikus, ular, dan monyet di Pasar Ekstrem Tomohon. Larangan penjualan daging hewan-hewan tersebut diberlakukan pada Jumat (21/7).

Dilaporkan AFP, pasar hewan Tomohon adalah pasar pertama di Indonesia yang akhirnya mundur dan menghentikan perdagangan daging kucing dan anjing, kata kelompok hak-hak hewan Humane Society International (HSI) dalam sebuah pernyataan, Jumat (21/7).

Ia menyebut larangan itu sebagai kesepakatan bersejarah yang akan menyelamatkan ribuan hewan dari pembunuhan brutal untuk konsumsi manusia.

Indonesia masih menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang masih mengizinkan penjualan daging anjing dan kucing karena tradisi dan budaya setempat.

Enam pedagang daging anjing dan kucing yang tersisa di pasar tersebut menandatangani perjanjian untuk menghentikan penjualan. Walikota Tomohon menandatangani undang-undang larangan perdagangan di masa depan di pasar, kata HSI dalam sebuah pernyataan.

"Dampaknya akan sangat luas, menutup bisnis bagi jaringan luas para pedagang, pencuri anjing, dan penjagal," kata Lola Webber, direktur kampanye untuk mengakhiri perdagangan daging anjing HSI.

"Kami berharap kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan menetapkan standar."

Kelompok tersebut mengatakan perjanjian berpotensi menyelamatkan nyawa ribuan anak anjing di Sulawesi, di mana sebanyak 130.000 hewan disembelih setiap tahun.

Pasar Tomohon telah menuai kritik luas dari para aktivis atas metode yang digunakan untuk menyembelih hewan, seperti pemukulan, gantung, dan peniup bulu saat masih hidup.

Seruan itu meningkat setelah wabah virus corona pada 2020 dikaitkan dengan pasar (hewan) basah di kota Wuhan di Tiongkok, memicu kekhawatiran di tempat lain bahwa virus berpindah dari hewan ke manusia.

HSI dan kelompok HAM Indonesia juga berusaha menghentikan perdagangan untuk mencegah penyebaran virus rabies yang mematikan.

Elvianus Pongoh, salah satu pedagang di Tomohon yang telah menjual daging hewan itu selama 25 tahun, mengatakan ini waktu yang tepat untuk mengakhiri perdagangan.

"Saya mungkin telah membantai ribuan anjing. Sesekali saya melihat ketakutan di mata mereka... saat saya datang kepada mereka, membuat saya merasa tidak enak," katanya dalam siaran pers HSI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

27 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.