Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menanti Data Ekonomi AS

📅 Jumat, 21 Jul 2023, 10:48 WIB | Oleh:
Menanti Data Ekonomi AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi cenderung bergerak mendatar jelang akhir pekan ini. Sentimen eksternal, terutama ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) ke depan masih berpengaruh kuat bagi pergerakan rupiah.

Presiden HFX International Berjangka, Sutopo Widodo melihat pelaku pasar menantikan laporan klaim pengangguran AS yang akan menjadi petunjuk baru bagi bank sentral setempat (The Fed) memperketat kembali kebijakan moneter melalui instrumen kenaikan suku bunga acuan. Karenanya, Sutopo memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (21/7), bergerak mendatar di kisaran 14.900 - 15.000 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Kamis (20/7), ditutup menguat 0,07 persen atau 11 poin dari sehari sebelumnya menjadi 14.986 rupiah per dollar AS.

Analis Pasar Mata Uang Lukman Leong menyatakan penguatan rupiah dan mata uang Asia pada umumnya terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi penguatan Yuan di tengah harapan dukungan pemerintah dan Bank Sentral Tiongkok yang mendukung ekonomi beserta mata uang Yuan.

"Yuan menguat 0,7 persen. Bank Sentral Tiongkok mendukung Yuan dengan intervensi dan penetapan nilai tukar yang lebih kuat, sedangkan (dukungan) dari pemerintah adalah dukungan pada sektor properti," kata Lukman ketika dihubungi di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.