Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Andalas Padang Kukuhkan Tiga Guru Besar

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Andalas Padang Kukuhkan Tiga Guru Besar Doc: antarafoto
Ket. Rektor Unand Prof Yuliandri

PADANG - Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Keperawatan.

"Pengukuhan guru besar ini merupakan momentum spesial, dan patut kita syukuri," kata Rektor Unand Prof Yuliandri di Padang, Kamis (20/7).

Ia menyebutkan tiga guru besar yang dikukuhkan tersebut yakni Prof Hermansah dan Prof Novri Nelly sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian serta Prof Hema Malini sebagai Guru Besar Fakultas Keperawatan.

Pada pengukuhan tersebut, Prof Hermansah menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Optimalisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Bahan Organik Lokal untuk Mengatasi Kelangkaan Pupuk Pada Lahan Pertanian Tropika Basah".

Menurut dia, Indonesia mempunyai kebutuhan pangan dan harus dipenuhi dari lahan yang tersedia saat ini.

"Namun, kondisi lahan saat ini semakin berkurang akibat alih fungsi lahan ke sektor nonpertanian yang bersifat irriversible. Lahan yang tersisa juga dihadapkan pada kondisi lelah (soil fatigue) dan sakit atau terdegradasi," katanya.

Kemudian, Prof Novri Nelly menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Peranan Pengelolaan Hama Tanaman Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan".

Ia mengatakan bahwa upaya peningkatan produksi pertanian merupakan salah satu usaha untuk ketersediaan pangan masyarakat.

Menurut dia, pengelolaan hama adalah faktor penting untuk menjaga produksi tanaman. Apalagi, lebih dari 30 persen produksi pangan tahunan di dunia hilang akibat serangan hama.

Masalah tersebut bahkan lebih parah di sejumlah negara tropis di mana kondisi iklim yang menguntungkan mengakibatkan tingkat perkembangbiakan hama lebih tinggi.

"Oleh karena itu, praktik pengelolaan hama yang berkelanjutan diperlukan sesuai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan," ujarnya.

Ia mengatakan pangan adalah sumber utama kehidupan manusia. Isu ketahanan pangan suatu negara adalah hal yang penting dan strategis.

Ketahanan pangan, kata dia, mengacu pada kemampuan suatu negara atau wilayah untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara berkelanjutan. Hal tersebut mencakup ketersediaan, aksesibilitas, keamanan, dan keberlanjutan pangan.

"Ketahanan pangan juga merupakan isu penting di seluruh dunia karena miliaran orang masih menghadapi kelaparan atau kekurangan gizi," ucap Guru Besar Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Unand tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.