Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kintsugi, Seni dan Filosofi Jepang yang Dapat Membantu Menghadapi Kegagalan

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di era produksi massal dan konformitas, belajar untuk menerima dan merayakan hal-hal yang tidak sempurna, seperti yang ditunjukkan oleh kintsugi, bisa menjadi sesuatu yang dahsyat. Entah itu karena putus cinta atau ditolak untuk promosi, serpihan-serpihan kekecewaan kita bisa ditransformasikan menjadi sesuatu yang baru.

Hal baru itu mungkin tidak sempurna atau tidak seperti yang kita bayangkan, tetapi itu indah. Alih-alih mencoba menyamarkan kekurangannya, teknik kintsugi justru menyoroti dan menarik perhatian padanya. Filosofi kintsugi, sebagai pendekatan terhadap kehidupan, bisa membantu menyemangati kita saat menghadapi kegagalan. Kita bisa mencoba memungut kepingan-kepingannya, dan jika berhasil melakukannya, kita bisa menyusunnya kembali. Hasilnya mungkin tidak akan langsung terlihat indah, tetapi seperti yang diajarkan wabi-sabi, seiring berjalannya waktu, kita mungkin dapat menghargai keindahan dari ketidaksempurnaan tersebut.

Mangkuknya mungkin terlihat pecah, pecahan-pecahannya berserakan, tetapi ini adalah kesempatan untuk menyatukannya kembali dengan lapisan-lapisan emas. Ini akan menjadi sesuatu yang baru, unik dan kuat.

Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa InggrisThe Conversation

Ella Tennant, Lecturer, Language and Culture, Keele University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.