Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

30 Tahun Kematian Rapper Tupac Shakur, Polisi Geledah Sebuah Rumah

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
30 Tahun Kematian Rapper Tupac Shakur, Polisi Geledah Sebuah Rumah Doc: AP
Ket. Rapper legendaris Amerika Tupac Shakur tewas ditembak 30 tahun lalu. Pelakunya hingga kini masih belum tertangkap.

LOS ANGELES - Polisi Las Vegas menggeledah sebuah rumah sebagai bagian dari penyelidikan kasus pembunuhan legenda rap Tupac Shakur yang tewas hampir tiga dekade lalu.

Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas "dapat mengkonfirmasi surat perintah penggeledahan" di kota Henderson pada Senin (17/7), kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Surat kabar Las Vegas Review-Journal mengatakan sebuah rumah telah digeledah.

Shakur, artis hip-hop terlaris di belakang lagu hit seperti "California Love," ditembak mati dalam peristiwa penembakan di Las Vegas saat ia berusia 25 tahun. Pelakunya tidak pernah tertangkap.

Pengeledahan itu merupakan "bagian dari investigasi pembunuhan Tupac Shakur yang sedang berlangsung," kata polisi, Selasa (18/7), tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

"Ini adalah kasus yang belum terpecahkan dan mudah-mudahan suatu hari kita bisa mengubahnya," kata Letnan Jason Johansson kepada Review-Journal.

Shakur memiliki karir yang singkat namun spektakuler. Namanya langsung melesat, dari seorang penari cadangan menjadi rapper gangsta dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia hip-hop yang menjual 75 juta rekaman.

Shakur juga menjadi tokoh kunci dalam persaingan antara hip-hop Pantai Timur dan Pantai Barat.

Meskipun lahir di New York, Shakur pindah saat remaja bersama keluarganya ke California, menjadi salah satu tokoh yang paling dikenal di Pantai Barat.

Kasus kematian Shakur pada September 1996 tetap suram. Banyak teori terkait kematiannya beredar.

Pembunuhan Shakur, enam bulan kemudian, diikuti dengan penembakan rapper rivalnya dari Pantai Timur, Christopher "The Notorious BIG" Wallace.

Banyak yang percaya pembunuhan mereka sebagai bagian dari persaingan antara label musik mereka, Death Row yang berbasis di LA dan Bad Boy Entertainment di New York.

Tetapi beberapa sejarawan musik mengatakan keretakan dua kubu itu dibesar-besarkan untuk alasan komersial.

Shakur -- yang ibunya aktif dalam gerakan Black Panther dan menamainya dengan nama Tupac Amaru, seorang pemimpin revolusioner Inca -- menggunakan liriknya untuk mengangkat masalah orang kulit hitam Amerika, dari kebrutalan polisi hingga penahanan massal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.