Rapper Nicki Minaj Digugat Mantan Karyawan
📅 Minggu, 05 Jan 2025, 15:56 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: RCFA
JAKARTA - Rapper AS Nicki Minaj digugat oleh salah seorang mantan karyawannya yang berasal dari tur dunianya "Pink Friday 2" atas kasus penyerangan, pemukulan, dan menyebabkan tekanan emosional yang disengaja.
Pemukulan tersebut diduga terjadi saat sang rapper melakukan konfrontasi dengan penggugat dan pukulan tersebut mengenai wajah serta bagian tubuh lainnya.
Laporan Variety pada Jumat (3/1) menyebutkan bahwa gugatan diajukan oleh pria bernama Brandon Garrett yang mengaku ia bekerja sebagai manajer harian dalam tur "Pink Friday 2" milik Nicki Minaj.
Gugatan itu disampaikan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles dan pihak yang tergugat adalah Onika Maraj yang merupakan nama asli Nicki Minaj atas kasus pemukulan yang diduga dialami Garett oleh sang musisi.
Dalam gugatan tersebut diduga kejadian berlangsung di belakang panggung Little Caesars Arena di Detroit pada tanggal 21 April 2024 setelah salah satu konser Minaj selesai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut gugatan tersebut, Garrett sedang dalam perjalanan pulang dari suatu tugas yang diminta Minaj ketika ia menerima pesan teks dari kepala keamanannya, Larry Dathan.
Dathan memberi tahu Garrett bahwa Minaj ingin menemuinya di ruang ganti. Ketika ia tiba, Garrett mengatakan delapan anggota staf Minaj hadir termasuk Dathan, karyawan lain bernama Luke Montgomery dan mantan manajernya Deb Antney.
Garrett menyatakan Minaj mulai mengeluh tentang staf "yang tidak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan, dan siapa yang melapor kepada siapa" ketika ia mengalihkan perhatiannya ke Montgomery, menanyakan apa jabatannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tuan Montgomery menjelaskan bahwa tugasnya mencakup tugas-tugas seperti menata ruang ganti tempat, menyiapkan jet pribadi, menyiapkan kamar hotel, menyiapkan minuman ringan di ruang ganti, dan menyiapkan bus tur,” bunyi pengaduan tersebut.
“Tuan Montgomery menyebutkan bahwa tugas-tugas ini merupakan tambahan atas permintaan apa pun dari [Minaj] yang dikomunikasikan oleh [Garrett], termasuk pesanan makanan, minuman, barang-barang pribadi, perlengkapan bayi, dan, yang paling penting, resep obat.”
Garrett menjelaskan bahwa ia meminta Montgomery mengambil resep obat karena ia disibukkan dengan tanggung jawab tur, termasuk membantu Minaj mengganti pakaian dengan cepat selama pertunjukan.
Lebih lanjut sebagai penggugat, Garrett mengklaim bahwa Minaj kemudian menjadi sangat kesal dan berteriak marah kepadanya.
Ia mengatakan Minaj mengatakan hal-hal yang menyerangnya secara emosional seperti “Apa kau gila menyuruhnya mengambil resepku?” dan “Jika suamiku ada di sini, dia akan merontokkan gigimu.”
Ia diduga melanjutkan dengan ancaman, dengan mengatakan, “Kau baru saja mengacaukan seluruh hidupmu dan kau tidak akan pernah menjadi siapa-siapa, aku akan memastikannya.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!