Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: AIDS Diperkirakan Akan Berakhir pada 2030

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:06 WIB | Oleh:
PBB: AIDS Diperkirakan Akan Berakhir pada  2030 Doc: Istimewa
Ket. PBB pertama kali menetapkan target pada 2015 untuk mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030.

JENEWA -Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (13/7) menegaskan akhir dari AIDS diperkirakan terjadi pada 2030, tetapi memperingatkan pandemi paling mematikan di dunia dapat dihentikan hanya jika para pemimpin mengambil kesempatan itu.

Dikutip dari Agence France-Presse (AFP), United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) atau badan gabungan PBB yang menangani masalah HIV/AIDS, mengatakan, AIDSdapat diakhiri sebagai ancaman kesehatan masyarakat, dengan menguraikan peta jalan investasi, pencegahan dan pengobatan berbasis bukti, pemberdayaan masyarakat sipil dan mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan.

UNAIDS mengatakan, mengakhiri pandemi, di atas segalanya, adalah pilihan politik dan keuangan. "Kita belum berada di jalur yang mengakhiri AIDS. Tetapi kita dapat memilih untuk mengambil jalur itu," kata direktur eksekutif UNAIDS, Winnie Byanyima.

PBB pertama kali menetapkan target pada tahun 2015 untuk mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030.

Byanyima mengatakan, kemajuan terbesar pada HIV, virus yang menyebabkan AIDS,dibuat di negara dan wilayah yang telah berinvestasi tinggi. Dia mengutip Afrika timur dan selatan, di mana infeksi HIV baru telah turun 57 persen sejak 2010.

Botswana, Eswatini, Rwanda, Tanzania dan Zimbabwe telah mencapai apa yang disebut target 95-95-95.

Ini berarti 95 persen dari mereka yang hidup dengan HIV mengetahui status mereka; 95 persen dari mereka yang mengetahui bahwa mereka mengidap HIV menggunakan pengobatan anti-retroviral yang menyelamatkan jiwa; dan 95 persen orang yang memakai pengobatan mencapai penekanan virus, dan karena itu sangat tidak mungkin menulari orang lain.

Sedikitnya 16 negara lain hampir mencapai target tersebut. Mereka termasuk delapan di sub-Sahara Afrika, wilayah di mana 65 persen orang HIV-positif tinggal, dan Denmark, Kuwait dan Thailand.

Dalam sebuah laporan, UNAIDS mengatakan dua dekade lalu, pandemi AIDS tampaknya tidak dapat dihentikan, dengan lebih dari 2,5 juta orang tertular HIV setiap tahun dan AIDS merenggut dua juta jiwa setiap tahunnya. Tapi gambarannya sekarang sangat berbeda.

UNAIDS mengatakan pada 2022, 39 juta orang di seluruh dunia hidup dengan HIV, 29,8 juta di antaranya mengakses terapi anti-retroviral. Jumlah pengobatan anti-retroviral hampir empat kali lipat dari 7,7 juta pada 2010.

Selain itu, 82 persen wanita hamil dan menyusui yang hidup dengan HIV memiliki akses ke pengobatan anti-retroviral pada tahun 2022, dibandingkan dengan 46 persen pada 2010,yang menyebabkan penurunan infeksi baru pada anak sebesar 58 persen.

Sekitar 1,3 juta orang baru terinfeksi HIV pada 2022, turun 59 persen dari puncaknya pada 1995.

Menurut Byanyima, 630 ribu orang, meninggal karena penyakit terkait AIDS, dan masih menjadi pembunuh nomor 1 di negara-negara termasuk Mozambik.

"Secara keseluruhan, jumlah kematian terkait AIDS telah berkurang 69 persen sejak puncaknya pada tahun 2004," kata laporan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.