Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: 165 Juta Orang Jatuh dalam Kemiskinan Ekstrem akibat Krisis

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:

Sebelumnya, badan-badan PBB, pada Rabu (12/7), mengatakan kelaparan dunia berhenti meningkat pada 2022 setelah meningkat selama tujuh tahun, tetapi tetap di atas tingkat prapandemi dan jauh dari jalur untuk diberantas pada 2030.

Dikutip oleh The Straits Times, antara 691 juta dan 783 juta orang menghadapi kelaparan pada 2022, dengan kisaran menengah 735 juta. Proporsi orang yang menghadapi kelaparan kronis naik dari 7,9 persen populasi dunia pada 2019, sebelum pandemi menjadi 9,2 persen pada 2022.

Menurut laporan Negara Ketahanan Pangan dan Gizi di Dunia, kenaikan tahunan telah terhenti, dengan total penurunan sekitar 3,8 juta orang antara tahun 2021 dan 2022.

"Tidak ada ruang untuk berpuas diri, karena kelaparan masih meningkat di seluruh Afrika, Asia Barat, dan Karibia," kata lima badan PBB memperingatkan.

"Laporan tersebut adalah potret dunia yang masih belum pulih dari pandemi global dan sekarang bergulat dengan konsekuensi perang di Ukraina, yang semakin mengguncang pasar pangan dan energi".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.