Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penurunan Produksi Pangan Diantisipasi

1 Jumat, 14 Jul 2023, 09:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penurunan Produksi Pangan Diantisipasi Penurunan Produksi Pangan Diantisipasi Doc: istimewa

JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan mengantisipasi ancaman penurunan produksi menghadapi ancaman cuaca ekstrem El Nino atau kemarau panjang. Kolaborasi dengan daerah terus diperkuat agar daerah tidak mengalami defisit pangan.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi menjawab ihwal isu penurunan produksi beras serta dampak dari El Nino. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), dia menegaskan produksi beras nasional tercukupi. Meski demikian, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo serta Menteri Pertanian, semua harus tetap waspada.

"Kami dan jajaran di daerah sudah saling berkolaborasi. Bagaimana memetakan ancaman dan solusinya kedepan terkait El Nino ini. Memperkuat barisan. Memperkuat indeks pertanaman," jelas Suwandi di Jakarta, Kamis (13/7).

Suwandi lantas menjawab dengan gamblang terkait isu penurunan produksi beras pada Januari-April. Dia mengatakan bahwa data tersebut dihitung berdasar luas panen yang sudah terkonfirmasi, sementara produktivitasnya belum dilakukan perhitungan. "Tapi kami anggap itu sebagai warning, menjadi atensi kita bersama," jelas Suwandi.

Dalam kesempatan itu, Suwandi juga menjelaskan kalau ekspor sektor pertanian jauh lebih tinggi dibandingkan impor. Dampak positifnya, kata dia, neraca perdagangan surplus di saat kondisi semua sulit.

"Itu terbukti ketika covid, sektor pertanian bisa survive dan terus tumbuh. Berkontribusi pada PDB di saat sektor lain terpukul. Artinya pertanian menjadi penggerak roda ekonomi nasional," pungkasnya.

Kementan optimistis dalam menghadapi cuaca ekstrem El Nino lantaran mereka telah menyiapkan sejumlah mitigasi melalui berbagai program dan kebijakan yang komprehensif.

Lumbung Pangan

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya sedari awal sudah menyusun grand design untuk meminimalisir dampak El Nino. Menurutnya ada sembilan langkah yang disiapkannya dalam mengindentifikasi dan mapping kekeringan. Semua dibagi daerah kategori merah, kuning, dan hijau dengan objek metode masing-masing daerah.

"Hijau berarti airnya sangat baik itu harus di optimalkan, ada daerah kuning airnya pas pasan oleh karena itu intervensi teknologi harus masuk, ada daerah merah kita sudah canangkan pendekatan tertentu," kata Mentan.

Terkait hal tersebut, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya. Mulai dari perbaikan embung, parit, sumur dalam, sumur resapan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang diperkuat oleh daerah. Di samping itu ada juga benih benih tahan kering yang sudah diintervensi pad setiap provinsi kabupaten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
MK Polandia Terpecah Dua, P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.