Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bahan Bakar Hidrogen dari Air, Bagaimana Keunggulan dan Kelemahannya?

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu, bus, truk, dan kapal yang memiliki beban kerja dan jarak tempuh lebih besar akan lebih layak menggunakan hidrogen yang lebih ringan dengan waktu isi ulang lebih cepat.

Bagi Indonesia, perpaduan sistem transportasi berbasis listrik dan hidrogen sangat diperlukan untuk mempercepat peralihan energi dari fosil ke sumber-sumber ramah lingkungan.

Penerapan kedua jenis transportasi bersih ini memerlukan kebijakan dari pemerintah untuk mendorong investasi, membangun pasar, mengembangkan teknologi, serta menyediakan infrastruktur, sehingga biaya dapat ditekan dan memberikan manfaat lingkungan serta ekonomi bagi masyarakat luas.The Conversation

Denny Gunawan, Postdoctoral Fellow, ARC Training Centre for the Global Hydrogen Economy, Particles and Catalysis Research Laboratory, UNSW Sydney dan Michael Gunawan, PhD candidate at The Particles and Catalysis Research Group UNSW, Researcher at ARC Training Centre for the Global Hydrogen Economy, UNSW Sydney

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.