Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terancam Pecah Perang, Korut Diduga Tembakkan Rudal Balistik Jarak Jauh

📅 Kamis, 13 Jul 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terancam Pecah Perang, Korut Diduga Tembakkan Rudal Balistik Jarak Jauh Doc: ANTARA/Yonhap via Reuters
Ket. Kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat (AS) berlabuh di sebuah dermaga pelabuhan di Busan, Korea Selatan, Jumat (16/6/2023). Kapal selam kelas Ohio USS Michigan (SSGN 727) tersebut merapat setelah Korea Utara menembakkan dua rudal jarak pendek di lepas pantai timur Korea Selatan dan adanya kesepakatan AS-Korsel dalam meningkatkan pengawasan aset strategis di semenanjung Korea.

Seoul - Terancam pecah perang. Korea Utara diduga menembakkan rudal balistik jarak jauh ke arah Laut Timur, Rabu, di tengah ketegangan yang disebabkan oleh tuduhan rezim tertutup tersebut terhadap operasi pesawat mata-mata AS pada awal pekan ini, menurut militer Korea Selatan.

Kepala Staf Gabungan (JCS) mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran dari suatu daerah di atau sekitar Pyongyang sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Tidak ada penjelasan lebih lanjut sambil menunggu analisis.

"Sementara memperkuat pemantauan dan kewaspadaan kami, militer kami tetap mempertahankan postur kesiapan penuh dalam kerja sama yang erat dengan Amerika Serikat," kata JCS dalam sebuah pesan teks yang dikirimkan kepada wartawan.

Peluncuran rudal jarak jauh terakhir Korut dilakukan pada 13 April, ketika Korut menembakkan rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat Hwasong-18.

Pada Senin dan Selasa, Kim Yo-jong, saudara perempuan berkuasa dari pemimpin Korut Kim Jong-un, mengeluarkan pernyataan tajam yang mengklaim bahwa pesawat mata-mata militer AS "menyusup" ke wilayah di atas zona ekonomi eksklusif (ZEE) Korut.

Kim memperingati bahwa Korut akan mengambil tindakan "jelas dan tegas" terhadap penerbangan pengawasan AS di dalam "zona perairan ekonomi" Korut, mengklaim insiden "mengejutkan" dapat terjadi.

Militer Korsel telah menolak pernyataan Kim, mengatakan kebebasan navigasi dan penerbangan dijamin di ZEE.

Peluncuran terbaru terjadi saat pertemuan diplomatik dan keamanan besar terjadi pada minggu ini, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Lithuania dan Forum Regional ASEAN di Indonesia.

Dalam KTT NATO, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol diharapkan untuk membahas kerja sama keamanan menghadapi ancaman militer Korut dengan pemimpin lainnya.

Ancaman kekuatan militer Korut juga terjadi setelah kegagalan peluncuran roket luar angkasa yang membawa satelit pengintaian militer pertama Korut pada akhir Mei. Roket tersebut jatuh di Laut Kuning setelah penyalaan mesin tahap kedua tidak normal, menurut media pemerintah Korut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.