Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Microsoft: Hacker Tiongkok Bobol Akun Email Pemerintah AS

📅 Kamis, 13 Jul 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Microsoft: Hacker Tiongkok Bobol Akun Email Pemerintah AS Doc: France24/Reuters
Ket. Ilustrasi peretas (hacker).

WASHINGTON - Peretas (hackers) yang berbasis di Tiongkok yang mencari informasi intelijen membobol akun email sejumlah lembaga pemerintah AS, kata raksasa komputer Microsoft.

"Aktor ancaman yang dikaitkan Microsoft dengan insiden ini adalah musuh yang berbasis di Tiongkok yang oleh Microsoft disebut Storm-0558," kata perusahaan itu dalam unggahan blog, Selasa (11/7) malam.

Microsoft mengatakan, Storm-0558 memperoleh akses ke akun email di sekitar 25 organisasi termasuk lembaga pemerintah.

Microsoft tidak mengidentifikasi target, namun juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya telah "mendeteksi aktivitas anomali" dan telah mengambil "langkah segera untuk mengamankan sistem."

"Mengenai kebijakan keamanan siber, kami tidak membahas rincian tanggapan kami dan insiden tersebut masih dalam penyelidikan," kata juru bicara itu.

Menurut The Washington Post, akun email yang dilanggar tidak diklasifikasikan dan "Pentagon, komunitas intelijen, dan akun email militer tampaknya tidak terpengaruh."

Tetapi dengan mengutip pejabat AS, surat kabar itu melaporkan Rabu (12/7) malam, bahwa akun email Departemen Luar Negeri dan Menteri Perdagangan Gina Raimondo diretas. Agensi Raimondo telah membuat marah Tiongkok dengan memberlakukan kontrol ekspor yang ketat pada teknologi Tiongkok.

CNN, mengutip sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut, mengatakan para peretas Tiongkok menargetkan sejumlah kecil agen federal dan akun email pejabat tertentu di setiap agen.

Dalam unggahan blognya, Charlie Bell, wakil presiden eksekutif Microsoft, mengatakan "kami menilai musuh ini berfokus pada spionase, seperti mendapatkan akses ke sistem email untuk pengumpulan intelijen.

"Jenis musuh spionase yang termotivasi berusaha menyalahgunakan kredensial dan mendapatkan akses ke data yang berada di sistem sensitif," kata Bell.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan berbicara tentang peretasan tersebut pada Rabu di Good Morning America ABC, dan mengatakan peretasan itu telah terdeteksi "dengan cukup cepat."

"Kami mampu mencegah pelanggaran lebih lanjut," kata Sullivan.

"Masalahnya masih diselidiki, jadi saya harus meninggalkannya di sana karena kami sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut melalui konsultasi dengan Microsoft dan kami akan terus memberi tahu publik," kata Sullivan.

Spionase dan Pencurian Data

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.