Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa UB Latih Petani Mengolah Limbah Menjadi Pupuk Kompos

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 17:45 WIB | Oleh:
Mahasiswa UB Latih Petani Mengolah Limbah Menjadi Pupuk Kompos Doc: ANTARA/Abd. Aziz
Ket. Mahasiswa Universitas Brawijaya mempraktikkan proses pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini digelar di rumah Ketua Kelompok Tani Untung Abadi di Dusun Daporah, Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan pada Senin (10/7).

PAMEKASAN -- Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Brawijaya (UB) Malang melatih petani di Desa Gagah, Pamekasan, Jawa Timur, mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk kompos.

"Selain memang menjadi program kami, pelatihan ini penting digelar, karena sangat dibutuhkan. Apalagi hampir semua petani di sini memelihara sapi," kata koordinator kegiatan itu Bethree Crystala Fortuna Sutrisno di Pamekasan, Rabu.

Pelatihan mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk kompos ini, kata dia, bekerja sama dengan Kelompok Tani Untung Abadi dan penyuluh pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perkebunan Pemkab Pamekasan.

Dua mahasiswa dari Fakultas Pertanian UB, yakni Kamiliya Andini dan Erwin Budi menjadi pemateri dalam kegiatan itu.

Kedua mahasiswa ini memulai pelatihan dengan menjelaskan alat-alat dan bahan-bahan yang perlu dipersiapkan dalam memproses pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk kompos tersebut, seperti alat kotoran sapi, tempat penampungan, dan obat yang diperlukan. Selanjutnya, peserta diajari secara langsung mempraktikkan materi yang disampaikan.

"Jadi, selain untuk mengolah limbah kotoran menjadi sesuatu yang bermanfaat, melalui pembuatan pupuk kompos ini, keuntungannya juga bisa menekan biaya produksi pertanian. Sebab jika kita bisa memproduksi pupuk sendiri, biayanya akan lebih murah dibanding membeli pupuk pasaran," kata Andini.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa ingin petani di Desa Gagah, Kecamatan Kadur itu bisa mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia.

Selain memberikan pelatihan teknik membuat pupuk kompos, mahasiswa juga memaparkan tentang teknik mengukur suhu dan keasaman tanah.

Ketua Kelompok Tani Desa Gagah Untung Abadi Misnadi mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa dari Universitas Brawijaya itu.

"Ilmu dan wawasan baru di bidang pertanian memang sangat dibutuhkan, terutama terkait pemanfaatan potensi yang ada di sekitar desa ini, termasuk dalam upaya menekan biaya produksi pertanian dan meningkatkan hasil panen," katanya.

Desa Gagah merupakan satu dari enam desa di Kabupaten Pamekasan yang menjadi sasaran kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang diberi nama Mahasiswa Membangun Desa (MMD).

Desa yang berpenduduk sebanyak 994 jiwa ini terdiri dari lima dusun, yakni Dusun Daporah, Madurasa, Gunung Malang, Balang, dan Dusun Gagah yang mayoritas warganya bekerja sebagai petani.

MMD menyasar seribu desa di Jawa Timur dengan jumlah total mahasiswa yang mengikuti program ini sebanyak 14 ribu orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.