Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Pertanyakan Warga Bermobil Dapat Rusunawa

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 05:21 WIB | Oleh:
DPRD Pertanyakan Warga  Bermobil Dapat Rusunawa Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Foto udara pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pulojahe di Jakarta Timur, Kamis (25/8/2022).

JAKARTA - Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Husen, mempertanyakan warga yang punya kendaraan mobil dan kelas ekonomi menengah ke atas bisa mendapatkan rumah susun sewa sederhana (rusunawa).

"Ini kok punya motor, punya mobil, bisa masuk (dapat) rusunawa gitu loh? Ini kenapa bisa begini? Tolonglah eksekutif kepekaannya kepada rakyat," kata Husen dalam rapat Komisi D DPRD dengan Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta di Jakarta, Selasa (11/7).

Menurut Husen, rusunawa seharusnya diperuntukkan bagi warga kelas ekonomi menengah ke bawah dan tidak punya tempat tinggal layak.

Husenmencontohkan salah satu warga yang dia nilai layak untuk mendapatkan unit rusunawa. "Di Jelambar di RW 8 ada 11 RT. Di sana ada keluarga tinggal di rumah dua kali dua, padahal KK DKI, KTP DKI," katadia.

Dia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melakukan seleksi ketat terhadap calon penghunirusunawa agar unit tersebut bisa tepat sasaran untuk warga yang membutuhkan.

Selain itu, Husen juga menyoroti beberapa fasilitas rusunawa yang dinilai tidak layak. Dalam kunjungan ke beberapa rusun, dia kerap melihat adanya fasilitas yang buruk seperti pintu kamar mandi yang tidak ada hingga mushala yang tidak layak.

Selain itu, dia juga kerap melihat pos di setiap pintu depan rusunawa yang tidak layak. "Beberapa ada yang posnya kumuh sekali, kayak di hutan belantara. Jelek banget," kata dia.

Membenahi Fasilitas

Dia menekankan Dinas Perumahan dan Permukiman agar serius membenahi fasilitas di setiap rusunawa.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta, Retno Sulistiyaningrum, mengungkapkanada beberapa warga diusulkan untuk mendapatkan unit rusunawa. Namun demikian, warga tersebut diketahui memenuhi kendaraan mobil dan sepeda motor lebih dari dua unit.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan 52 unit rusunawa untuk warga yang tinggal di kolong TolAngke, Jelambar, GrogolPetamburan, Jakarta Barat.

"Pihak Wali Kota Jakarta Barat sudah berkoordinasi dengan kita. Kami diminta menyediakan 52 unit rusun," kata Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta, Retno Sulistiyaningrum, dalam rapat dengan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Selasa.

Retno mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKIJakarta telah mendata warga yang layak untuk mendapatkan rusunawatersebut.

Mereka segeraditempatkan di beberapa rusunawa yang ada di DKI Jakarta. Salah satunya di Rusunawa Penjaringan Jakarta Utara (Jakut) dan Rusunawa Tipar Cakung Jakarta Timur (Jaktim). Namun demikian, Retno tidak menjelaskan secara rinci kapan pemindahan warga kolong tol tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.