Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Ini yang Membuat Dolar AS Sedikit Menguat

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 06:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebijakan Ini yang Membuat Dolar AS Sedikit Menguat Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic
Ket. Arsip foto - Uang kertas dolar AS terlihat dalam ilustrasi ini diambil 10 Maret 2023.

New York - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve mengisyaratkan tekad untuk menaikkan suku bunga setelah jeda pada Juni.

Indeks dolar, yang mengukurgreenbackterhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,32 persen menjadi 103,3727 pada akhir perdagangan.

Menurut risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Juni yang dikeluarkan pada Rabu (5/7/2023), hampir semua peserta mencatat dalam proyeksi ekonomi mereka bahwa mereka menilai "peningkatan tambahan dalam target suku bunga dana federal selama 2023 akan sesuai."

Anggota Fed juga meningkatkan perkiraan kenaikan suku bunga mereka, memperkirakan suku bunga terminal atau suku bunga puncak di 5,6 persen pada titik tengah tahun 2023, meningkat dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen yang terlihat pada Maret, menunjukkan dua kenaikan lagi di depan.

Imbah hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun naik lebih dari 8 basis poin menjadi 3,941 persen pada satu titik, sementara imbal hasil surat utang pemerintah 2-tahun berada di 4,945 persen, lebih dekat ke level tertinggi 52 minggu di 5,084 persen, setelah rilis risalah Fed.

Selain itu, penurunan pasar ekuitas global pada Rabu (5/7/2023) juga mendorong permintaan dolar AS.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0853 dolar AS dari 1,0887 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2694 dolar AS dari 1,2719 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 144,6680 yen Jepang, lebih tinggi dari 144,4930 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8989 franc Swiss dari 0,8968 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3280 dolar Kanada dari 1,3224 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,9464 krona Swedia dari 10,8142 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.