Budaya 'Cancel', Hukuman Sosial bagi Seseorang yang Berperilaku Tercela
📅 Senin, 03 Jul 2023, 13:32 WIB | Oleh: Tim PenulisBeberapa contoh yang telah terjadi adalah gencarnya tekanan untuk meng-cancel karya seni Paul Gaugoin, menolak untuk menonton atau menayangkan film yang melibatkan Roman Polanski, dan pembatalan tayangan ulang acara Bill Cosby di berbagai stasiun televisi.
Kerangka-kerangka Great Man maupun death of the author di atas setidaknya perlu kita sikapi dengan kritis.
Meski pada akhirnya keputusan ada pada konsumen produk kebudayaan untuk menentukan posisi mereka dan apakah nyaman mengkonsumsi suatu karya tertentu, mungkin sudah saatnya kita juga mempertimbangkan perspektif-perspektif lain. Lagi pula, bukankah karya seni yang baik seharusnya memang menantang kita seperti itu?![]()
Tina Sikka, Lecturer in Media and Cultural Studies, Newcastle University
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!