Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taiwan Janji Kerja Sama dengan AS Jaga Perdamaian Indo-Pasifik

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Taiwan Janji Kerja Sama dengan AS Jaga Perdamaian Indo-Pasifik Doc: HANDOUT / KANTOR KEPRESIDENAN TAIWAN / AFP
Ket. Anggota Kongres AS dari Komite Angkatan Bersenjata DPR, Mike Rogers bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Kantor Kepresidenan di Taipei, Rabu (28/6).

TAIPEI - Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen menjanjikan dedikasi pulau itu untuk kerja sama erat dengan Amerika Serikat (AS) dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Pernyataan tersebut disampaikan Tsai saat menerima delegasi Kongres AS di Taipei, Rabu (28/6). Delegasi tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi Angkatan Bersenjata DPR Amerika Serikat, Mike Rogers.

"Taiwan berada di garis depan dalam mempertahankan nilai-nilai demokrasi. Kami akan terus bekerja bahu-membahu bersama Amerika Serikat dalam berbagai bidang seperti ekonomi dan pertahanan nasional," kata Tsai.

"Komisi yang membidangi masalah keamanan ini adalah salah satu delegasi parlemen AS terbesar yang mengunjungi Taiwan dalam beberapa tahun terakhir," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan.

Seperti dikutip dari Antara, kunjungan itu dilakukan di tengah upaya Beijing dan Washington dalam menstabilkan hubungan kedua negara yang tegang sejak kunjungan Ketua DPR AS saat itu Nancy Pelosi ke Taiwan tahun lalu, ditambah insiden balon mata-mata Tiongkok yang terbang di atas wilayah udara AS pada Februari lalu.

Tsai memuji Kongres AS yang terus berupaya melindungi keamanan nasional wilayahnya. Dia juga berterima kasih kepada Kongres AS karena telah memberlakukan undang-undang yang membantu pulau itu meningkatkan kemampuan pertahanan diri dan memperdalam kerja sama keamanan Taipei-Washington.

Supremasi Hukum

Rogers berikrar memberikan dukungan "tak tergoyahkan" untuk Taiwan. Dia menyatakan AS dan Taiwan memiliki komitmen bersama dalam hal supremasi hukum, demokrasi, dan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

AS sebetulnya tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi Washington merupakan pemasok senjata utama pulau itu untuk membantu mempertahankan kemampuan pertahanannya.

Taiwan dan Tiongkok daratan diperintah secara terpisah sejak keduanya berpisah karena perang saudara pada 1949. Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak yang harus dipersatukan kembali dengan Tiongkok daratan, kalau perlu dengan paksa.

Sebelumnya, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Lu Kang menegaskan Taiwan adalah bagian dari Tiongkok dan dalam sejarah tidak pernah menjadi sebuah negara.

"Status quo mendasar. Pertama, Taiwan sebagai bagian dari Tiongkok, tidak pernah menjadi negara, tidak dalam sejarah, tidak sekarang," kata Lu Kang.

Lu Kang melanjutkan, hal tersebut telah ditegaskan oleh instrumen hukum internasional seperti Deklarasi Kairo dan Proklamasi Potsdam, yang meletakkan dasar bagi hubungan internasional setelah perang.

Dia juga mengatakan kedua sisi Selat Taiwan belum mencapai penyatuan kembali secara utuh, namun kedaulatan dan keutuhan wilayah Tiongkok tidak pernah dan tidak dapat dipisahkan. "Hanya ada satu Tiongkok. Ini jelas diatur dalam dokumen hukum di kedua sisi Selat," tegas Lu Kang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.