Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Realisasi Pembiayaan Perbankan Capai Rp6.561,2 Triliun pada Mei

📅 Kamis, 29 Jun 2023, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Realisasi Pembiayaan Perbankan Capai Rp6.561,2 Triliun pada Mei Doc: ANTARA/ Martha Herlinawati Simanjuntak
Ket. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan perbankan menyalurkan kredit sebesar Rp6.561,2 triliun pada bulan Mei 2023 atau tumbuh 9,4 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya atau year-on-year (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 8,1 persen (yoy).

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (28/6), Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan perkembangan tersebut sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit kepada debitur perorangan sebesar 9,7 persen (yoy) dan debitur korporasi sebesar 9 persen (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan penyaluran kredit pada Mei 2023 disebabkan oleh perkembangan kredit modal kerja, kredit investasi, maupun kredit konsumsi.

Kredit modal kerja tumbuh 8 persen (yoy) pada Mei 2023, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 7,1 persen (yoy). Perkembangan kredit modal kerja bersumber dari sektor keuangan, real estate, dan jasa perusahaan yang tumbuh 28,1 persen (yoy) pada bulan laporan, setelah tumbuh 25,8 persen (yoy) pada April 2023, terutama pada sub sektor perantara keuangan lainnya (non bank) selain leasing di DKI Jakarta.

Selain itu, kredit modal kerja sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan tumbuh 8,7 persen (yoy) pada Mei 2023, setelah bulan sebelumnya tumbuh 7,2 persen (yoy), terutama pada sub sektor perkebunan kelapa sawit di Lampung dan Riau.

Selanjutnya, dia menuturkan kredit investasi pada Mei 2023 tumbuh 11,6 persen (yoy), setelah tumbuh 9,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama bersumber dari sektor industri pengolahan serta sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Kredit investasi sektor industri pengolahan pada Mei 2023 tumbuh 16,4 persen (yoy), setelah tumbuh 13,6 persen pada April 2023, seiring perkembangan kredit pada sub sektor industri minyak goreng dari kelapa sawit mentah di Kalimantan Timur dan Jawa Timur.

Kredit investasi sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan tumbuh 6,4 persen (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 5,3 persen (yoy), terutama pada kredit sub sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Kredit Konsumsi

Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh 9,7 persen (yoy) pada Mei 2023, setelah tumbuh 8,8 persen (yoy) pada bulan sebelumnya terutama didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan Kredit Multiguna.

Erwin menambahkan, penyaluran kredit sektor properti tumbuh 7,9 persen (yoy) pada bulan laporan, setelah bulan sebelumnya tumbuh 8,6 persen (yoy), yang terutama disebabkan oleh perkembangan kredit konstruksi.

Kredit konstruksi tumbuh 4,3 persen (yoy) pada periode laporan, setelah bulan sebelumnya tumbuh 7,8 persen (yoy), khususnya pada konstruksi perumahan sederhana di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Di sisi lain, kredit real estate tumbuh 16,8 persen (yoy) setelah bulan sebelumnya tumbuh 16,3 persen (yoy), terutama pada kredit real estate gedung perkantoran. KPR atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tumbuh sebesar 7,7 persen (yoy) pada Mei 2023, setelah bulan sebelumnya tumbuh 6,8 persen (yoy), yang disebabkan oleh pertumbuhan kredit KPR tipe di atas 70.

Penyaluran kredit kepada UMKM pada Mei 2023 tumbuh 7,5 persen (yoy), setelah tumbuh 6,6 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Kredit UMKM skala besar tumbuh 40,6 persen (yoy) pada bulan laporan, setelah tumbuh 38,4 persen (yoy) pada April 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.