Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMK Mesti Terus Berinovasi dalam Keterampilan

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
SMK Mesti Terus Berinovasi dalam Keterampilan Doc: ANTARA/HO
Ket. Kepala Disnaker, Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.

TANGERANG - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus didorong untuk berinovasi, khususnya terkait keterampilan yang dibutuhkan industri, sehingga lulusan dapat diterima kerja.

"Kami juga mengajak para guru SMK bisa inovasi saat pembelajaran dan praktik sekolah masing-masing," kata Kepala Dinasker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, Jumat (23/6).

Harapannya, dengan begitu, nanti jika siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri tidak kaget lagi. Mereka tinggal melanjutkan yang sudah biasa dilakukan di sekolah.

Menurut Ujang, Disnaker telah memfasilitasi komunikasi antara dunia pendidikan dan industri melalui pertemuan terkait penyaluran tenaga kerja, khususnya pelajar yang baru lulus.

Fasilitasi kegiatan ini penting dilakukan agar dunia pendidikan mengetahui kebutuhan tenaga kerja yang diinginkan industri. Maka, ketika nanti sekolah meluluskan para siswa, sudah siap kerja. Mereka sudah tahu jenis pekerjaan yang akan dilakukan, tanpa kendala.

"Semakin hari tambah banyak inovasi industri yang harus diselaraskan dengan dunia pendidikan" kata Ujang. Selain itu, fasilitasi komunikasi ini untuk menyamakan persepsi bahwa di dunia industri saat ini sangat membutuhkan tenaga kerja terampil.

"Diharapkan, dengan adanya komunikasi yang baik antara dunia pendidikan dan industri dapat menurunkan pengangguran Tangerang," ujarnya.

HRD Manager PT Mayora, Hartoyo, mengatakan dunia industri membutuhkan tiga fokus: attitude, knowledge, dan skill. Tetapi dalam dunia pekerjaan selalu diutamakan attitude karena skill dan knowledge bisa diajarkan di sekolah. Namun, knowledge harus difokuskan lebih oleh para pendidik.

"Saat ini sudah 80 persen kami sinergikan dunia pendidikan dengan dunia industri, walaupun setiap sekolah berbeda cara mengaplikasikan," ujar Hartoyo.

Sertifikasi Pangan

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan pendaftaran melalui aplikasi Sertifikasi Keamanan Pangan (Sikasep) bagi Pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) dalam memperoleh sertifikasi untuk kursus higiene sanitasi makanan secara gratis.

"Sertifikasi ini gratis untuk Penjamah Makanan dan Penyuluhan Keamanan yang memiliki usaha di Kota Tangerang. Mereka cukup memberi bukti NIB yang dikeluarkan OSS RBA," kata Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni.

Dijelaskannya, keamanan dan higienis sanitasi makanan sangat penting karena akan dikonsumsi. Maka, Dinkes memberikan sertifikasi dan untuk memudahkannya dapat mendaftar melalui aplikasi Sikasep.

Dini melanjutkan, seluruh proses pendaftaran dan jadwal pelatihan untuk sertifikasi akan diinformasikan melalui aplikasi Sikasep dan nomor WhatsApp yang sudah didaftarkan. Pelatihan akan dilaksanakan jika kuota sudah mencapai 50 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.