Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelitian Sebut Olahraga Ringan Percepat Penyembuhan Gegar Otak

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 16:02 WIB | Oleh:
Penelitian Sebut Olahraga Ringan Percepat Penyembuhan Gegar Otak Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Selama lebih dari dua dekade, para ahli kesehatan percaya bahwa menghindari aktivitas fisik dan mental serta beristirahat di tempat tidur setelah mengalami cedera otak adalah jalan terbaik untuk pemulihan. Namun, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa melakukan olahraga ringan setelah gegar otak dapat membantu penyembuhan lebih cepat.

Olahraga setelah cedera otak dihindari karena diyakini akan memperlambat pemulihan dan meningkatkan kemungkinan terjadinya gegar otak lagi. Meskipun jarang terjadi, dapat menimbulkan komplikasi serius dan bisa berakibat fatal.

Keyakinan ini dibatalkan setelah para peneliti menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik dan mental ringan setelah masa pemulihan gegar otak 24-48 jam tidak akan membahayakan selama tidak memperburuk gejalanya. Pada tahun 2017, pedoman internasional untuk kembali bermain bagi olahragawan yang cedera dimodifikasi berdasarkan sudut pandang tersebut.

Dalam studi terbaru, para peneliti dari University of Michigan memantau lebih dari 1.200 atlet perguruan tinggi di 30 institusi di seluruh negeri. Mereka menemukan bahwa para atlet yang mulai melakukan olahraga ringan dalam waktu 48 jam setelah mengalami gegar otak lebih mungkin untuk mengatasi gejalanya daripada mereka yang tidak berolahraga. Waktu pemulihan mereka sekitar 2,5 hari lebih cepat daripada yang lain.

Atlet yang mulai berolahraga kemudian, setelah delapan hari atau lebih setelah cedera, lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami pemulihan gejala. Bahkan jika mereka pulih, mereka membutuhkan waktu sekitar lima hari lebih lama daripada mereka yang memulai latihan lebih awal.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa orang-orang yang cenderung mengalami gejala gegar otak yang persisten selama lebih dari empat minggu lebih mungkin untuk mendapatkan manfaat dari memulai olahraga lebih awal.

Para peneliti memperingatkan bahwa penelitian ini tidak berarti kembali bermain lebih cepat tetapi tetap berpegang pada pendekatan kembali bermain secara progresif. Mereka juga menyarankan untuk melakukan latihan di bawah pengawasan dokter terlatih.

"Berdasarkan latar belakang sejarah, pepatah 'dosis membuat racun' berlaku untuk olahraga setelah gegar otak," kata Landon Lempke, penulis pertama penelitian ini, dikutip dari Medical Daily, Selasa (20/6).

Ia menambahkan bahwa faktor-faktor seperti "terlalu banyak, terlalu cepat" atau "terlalu sedikit, terlalu terlambat" dapat merugikan.

Meskipun para peneliti menemukan efek positif yang jelas dari olahraga pada periode pemulihan, mereka tidak mengidentifikasi jenis, durasi atau intensitas olahraga yang akan membantu.

"Bagi para atlet, menunda atau memilih untuk tidak melaporkan gegar otak Anda secara langsung berkaitan dengan pemulihan yang lebih lama serta potensi konsekuensi negatif. Jadi, melapor adalah langkah pertama. Untuk penyedia layanan kesehatan, penting untuk tetap mengikuti perkembangan penilaian gegar otak dan praktik manajemen," tutur Lempke.

"Para dokter masih menggunakan 'terapi kepompong' meskipun efeknya sudah diketahui. Temuan kami saat ini dan banyak penelitian lain menunjukkan bahwa olahraga dapat dimulai sebelum gejala-gejala hilang, jika dilakukan dengan cara yang aman dan terkendali seperti yang dipandu oleh dokter terlatih," tambah Lempke.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.